Terungkap! Ternyata Ini Alasan Warga Arab Dilarang Kunjungi Palestina | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Selasa, 18 Mei 2021

Terungkap! Ternyata Ini Alasan Warga Arab Dilarang Kunjungi Palestina

Terungkap! Ternyata Ini Alasan Warga Arab Dilarang Kunjungi Palestina

Terungkap-Ternyata-Ini-Alasan-Warga-Arab-Dilarang-Kunjungi-Palestina

DEMOCRAZY.ID - Seorang YouTuber Mesir yang tinggal di Indonesia, Fouly membeberkan alasan mengapa warga Arab tak diperkenankan mengunjungi Palestina khususnya Masjid Al-Aqsa.

Dikatakan Fouly, kebijakan yang berisi larangan untuk pergi ke Al-Quds dalam rangka ziarah ke Masjid Al-Aqsa ini telah ditetapkan oleh beberapa pemerintah negara Arab.


"Pemerintah negara Arab melarang warganya untuk pergi atau berziarah ke Masjid Al-Aqsa (Palestina)," kata Fouly sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Fouly.


Bukan tanpa alasan, hal ini lantaran warga Arab yang ingin menyambangi Palestina harus terlebih dahulu mendaftarkan visa ke Kedutaan Israel di negaranya masing-masing, seperti di Mesir dan Yordania.


Sementara dengan diajukannya pembuatan visa ke Kedutaan Israel justru dinilai dapat menyinggung hati warga Palestina.


"Pendaftaran visa tersebut hal yang sangat tidak enak bagi saudara kita di Palestina dan menyinggung hati mereka," ujar Fouly.


Pasalnya jika ada orang yang izin masuk dengan mendaftarkan visa ke Israel, sadar atau pun tidak, secara tak langsung mereka mengakui kekuasaan Israel di atas tanah Palestina.


"Padahal ini bukan milik mereka dan bukan hak mereka," ucapnya.


Lebih lanjut lagi, Fouly menerangkan kunjungan yang dilakukan orang Arab ke Masjid Al-Aqsa, justru dapat memberi keuntungan bagi pihak Israel.


"Walaupun ada beberapa negara Arab yang normalisasi hubungan dengan Israel. Jika ada seseorang yang berziarah ke Masjid Al-Aqsa maka itu merupakan keuntungan yang besar bagi Israel," ujarnya.


Mengapa Demikian?


Dengan persetujuan Israel memberi visa pada para pelancong untuk mengunjungi Baitulmaqdis, maka negara zionis itu dapat menyabet empati karena seolah menggambarkan mereka cinta damai dan tidak membenci siapa pun, dengan mengizinkan muslim dunia ziarah ke Masjid Al-Aqsa.


Oleh sebab itu, Fouly membeberkan cara yang lebih tepat untuk mendukung Palestina tanpa berwisata ke sana.


Dia menyarankan agar generasi muda terus diingatkan tetang bagaimana kondisi sebenarnya Israel-Palestina supaya mereka yakin bahwa suatu saat Al-Quds akan bebas dari penjajahan.


"Jika ingin membantu dan mendukung saudara kita di Palestina, pilih cara yang tepat, efektif, dan bermanfaat untuk mereka," ucap Fouly, menyambungkan.


"Berbicara dengan mereka tentang Palestina, tentang kejahatan Israel, meyakinkan mereka kalau Israel merupakan penjajah yang suatu hari akan punah," katanya. [Democrazy/pkry]