PDIP Dianggap Partai Paling Bersih, Rocky Gerung: Hasil Survei Disetting untuk Mengubah Persepsi Rakyat! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Selasa, 25 Mei 2021

PDIP Dianggap Partai Paling Bersih, Rocky Gerung: Hasil Survei Disetting untuk Mengubah Persepsi Rakyat!

PDIP Dianggap Partai Paling Bersih, Rocky Gerung: Hasil Survei Disetting untuk Mengubah Persepsi Rakyat!

PDIP-Dianggap-Partai-Paling-Bersih-Rocky-Gerung-Hasil-Survei-Disetting-untuk-Mengubah-Persepsi-Masyarakat

DEMOCRAZY.ID - Pengamat politik dan ahli filsafat, Rocky Gerung menanggapi survei terhadap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Survei Puspoll Indonesia menyatakan, PDIP mendapatkan elektabilitas parpol tertinggi dan menjadi partai paling bersih dari kasus korupsi.


Survei ini dilakukan lembaga survei Puspoll Indonesia pada periode 20 – 29 April 2021.


Rocky mengatakan, responden salah baca dan seharusnya pertanyaan dalam survei itu diganti.


“Ya mungkin, responden salah baca pertanyaannya. Pertanyaannya mustinya 'Partai mana yang perlu dibersihkan?'. Nah itu mustinya pertanyaannya tuh," tutur Rocky sambil tertawa dilansir melalui YouTube Rocky Gerung Official, Selasa, 25 Mei 2021.


Menurut Rocky, ada upaya untuk 'mempercantik' seseorang dalam PDIP sehingga partai itu harus dibekali dengan hasil survei.


"Kelihatannya ada make up. Upaya untuk mempercantik seseorang dan karena itu partainya musti dibekali dulu dengan hasil survei," katanya.


Seolah-olah hasil survei itu akan mengubah persepsi rakyat padahal kata Rocky, orang dengan mudah mencari jejak digital dan akan menemukan anggota PDIP yang tertangkap karena kasus korupsi.


"Jadi seolah-olah hasil survei itu akan mengubah persepsi rakyat. Nah ini sebetulnya kekonyolannya tuh, kan dengan mudah orang buka jejak digital, itu dari era periode pertama yang ditangkap tangan itu PDIP melulu," pungkasnya.


Rocky mengatakan, seolah-olah surveyor hanya mengucapkan sesuatu yang tertuang dalam kuisoner. 


Padahal seharusnya survei itu digunakan untuk membuat evaluasi terhadap keadaan demokrasi.


"Ini gak jelas, di sini surveyor ini dia juga gak lulus tes kebangsaan nih. Jadi masalahnya nih, surveyor-surveyor ini seolah-olah hanya mengucapkan sesuatu yang dicatat dalam quisoner. Padahal tugas surveyor politik adalah membuat evaluasi terhadap keadaan demokrasi kita," papar dia.


Hal ini kata Rocky malah jadi bertentangan dengan indeks demokrasi yang dibuat oleh pihak Internasional. Dimana mereka menyebut indeks demokrasi Indonesia rendah.


"Jadi nanti orang anggap bahwa, 'oh kalau begitu Indonesia sangat demokratis gitu, kalau begitu indeks persepsi korupsi kita yang dibuat oleh pihak internasional salah'. Jadi kan bertentangan kan,” ujarnya.


Jadi lembaga survei, kata Rocky harus menerangkan dua hal, yakni hasil survei itu sendiri dan transparasi internasional.


"Jadi surveyor yang punya otak, dia musti terangkan bahwa PDIP itu dinilai paling bersih tetapi transparasi internasional menanggap bahwa itu partai yang buruk," jelasnya.


Lebih lanjut Rocky menuturkan, ada beberapa survei yang menyebut partai adalah institusi paling korup.


"Bahkan beberapa survei belum lama ini menyebutkan bahwa partai adalah institusi paling korup di Indonesia," sambung Rocky. [Democrazy/gmd]