Breaking

logo

08 November 2022

Polisi 'Baru Jadi' Bikin Ulah di RS Bandung, Ternyata Kabur dari Barak, Mabuk hingga Main Perempuan

Polisi 'Baru Jadi' Bikin Ulah di RS Bandung, Ternyata Kabur dari Barak, Mabuk hingga Main Perempuan

Polisi 'Baru Jadi' Bikin Ulah di RS Bandung, Ternyata Kabur dari Barak, Mabuk hingga Main Perempuan

DEMOCRAZY.ID - Polda Sumut mengakui kalau personel polisi yang baru lulus bernama Bripda Tito yang bikin ulah di RS Bandung kabur dari barak atau asrama.


Dia kabur diduga menyelinap dari asrama lalu dugem untuk mabuk-mabukan di klub malam di sekitar Kecamatan Medan Baru.


Tak cuma itu, ia juga pergi ke tempat hiburan malam bersama tiga teman wanitanya dan berujung ke sebuah Hotel di Jalan Gajah Mada Medan sebelum terjadi penganiayaan perawat RS Bandung bernama Wanda.


Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, Bripda Tito merupakan Polisi baru lulus tahun 2022.


Mereka pun baru dilantik pada Juli 2022 lalu dan baru resmi menjadi anggota Polri selama empat bulan.



Seharusnya baik Bripda Tito dan rekannya tak boleh keluar barak tanpa izin.


"Iya, Jadi mereka karena mereka ini kan polisi baru ya tidak ada kursinya tersendiri, mereka tidak boleh melakukan pesiar tidak boleh keluar dan mereka itu tanpa sepengetahuan dari senior-seniornya keluar dari barak atau asrama yang selama ini mereka tempati."


Hadi menjelaskan, Bripda Tito memang mengurung perawat perempuan bernama Ayu dan temannya di kamar hotel.


Namun mereka beralasan karena keduanya mabuk dan dikhawatirkan bikin onar.


Sesaat dikurung inilah kemudian Ayu menghubungi rekannya di RS Bandung dan mereka datang membuka pintu kamar yang dikunci Bripda Tito dari luar.


"Tetapi itu direspon dengan emosi oleh temannya tersebut dan temannya tersebut kebetulan adalah pegawai atau perawat di RS Bandung itu sendiri menelpon security dan teman perawatnya yang lain yang ada di RS Bandung ksmudian mereka datang ke salah satu hotel yang mereka Nginap dan terjadilah cekcok mulut."


Melihat Ayu dikeluarkan dari kamar hotel oleh rekannya Bripda Tito tak senang.


Kemudian ia menginformasikan kepada teman seangkatan Polisi baru jadi melalui grup WhatsApp dan langsung menggeruduk RS Bandung di Jalan Mistar.


Hadi mengatakan, gerombolan Polisi baru lulus itu datang dalam dua gelombang.


Pertama, Bripda Tito datang bersama sekitar 5-6 personel menggebuki perawat pria bernama Wanda.


Kemudian segerombolan lainnya datang lagi untuk melakukan hal serupa. Namun penggerudukan kedua mereka dilerai warga.


"Setelah dilerai oleh petugas warga mereka pulang."


Hadi mengatakan saat ini lebih dari lima Polisi baru lulus itu masih diperiksa.


Polda Sumut janji akan menindak tegas baik etik maupun pidana.


"Kemudian dari peristiwa ini kita sudah melakukan tindakan tegas terhadap oknum-oknum tersebut." [Democrazy]