SIAP-SIAP! Instansi Pemerintah Segera 'Borong' Mobil Listrik Pasca Presiden Jokowi Teken Inpres Kendaraan Dinas | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News

Breaking

logo

15 September 2022

SIAP-SIAP! Instansi Pemerintah Segera 'Borong' Mobil Listrik Pasca Presiden Jokowi Teken Inpres Kendaraan Dinas

SIAP-SIAP! Instansi Pemerintah Segera 'Borong' Mobil Listrik Pasca Presiden Jokowi Teken Inpres Kendaraan Dinas

SIAP-SIAP! Instansi Pemerintah Segera 'Borong' Mobil Listrik Pasca Presiden Jokowi Teken Inpres Kendaraan Dinas

DEMOCRAZY.ID - Instansi pemerintahan segera borong mobil listrik setelah Inpres kendaraan dinas telah disahkan Presiden Jokowi.


Dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7/2022 tersebut mengatur tentang tentang penggunaan kendaraan listrik untuk menjadi kendaraan dinas instansi pemerintah pusat dan daerah.


Moeldoko selaku Kepala Kantor Staf Kepresidenan mengungkapkan bahwa Inpres ini sebagai bentuk komitmen Presiden Jokowi dalam menerapkan transisi energi dari sumber fosil ke energi baru dan terbarukan.


Presiden Jokowi sendiri menandatangani Inpres Nomor 7/2022 tersebut pada pada Selasa 13 September 2022.


"Untuk mewujudkan desain besar transisi energi, pemerintah memulainya dengan melakukan transisi dan konversi kendaraan konvensional ke kendaraan listrik," sambungnya.


Inpres Nomor 7/2022 tersebut akan berlaku ke seluruh menteri di Kabinet Indonesia Maju, sekretaris kabinet, kepala staf kepresidenan, jaksa agung, panglima TNI, kepala Kepolisian Indonesia, para kepala lembaga pemerintah non-kementerian, para pimpinan kesekretariatan lembaga negara, para gubernur, serta para bupati/wali kota.


Dengan Inpres tersebut, Presiden Jokowi memerintahkan agar setiap menteri hingga kepala daerah segera menyusun dan menetapkan regulasi untuk mendukung percepatan pelaksanaan penggunaan kendaraan listrik.


Presiden juga menginstruksikan penyusunan alokasi anggaran untuk mendukung program tersebut. 


Masih dengan Moeldoko, Inpres 7/2022 akan menjadi modal besar bagi Indonesia untuk menjadi yang terdepan di global dalam transisi energi menuju peradaban yang lebih maju.


"Pada saat negara lain berlomba-lomba menyelamatkan dunia dari ancaman perubahan iklim kita jangan hanya jadi penonton. Kita harus jadi aktor utama, dan Inpres ini memberikan semangat untuk mewujudkan itu," tukasnya.


Terkait dengan ketersediaan mobil listrik di Tanah Air, hingga saat ini batu dua pabrikan yang telah melakukan produksi mobil listrik yaitu Hyundai dan Wuling.


Sedangkan pabrikan lainya memang juga memiliki mobil listrik, namun masih berupa CBU (completely built up) atau masih import dari negara lain.


Meskipun mereka sudah memulai memperkenalkan dalam berbagai varian, mulai SUV, MPV, compact car bahkan hingga kendaraan komersial seperti yang diperkenalkan oleh Hino dan Mitsubishi. [Democrazy/DW]