Sepak Terjang 'Komandan Pemburu Laskar FPI' AKBP Handik Zusen Yang Terseret Kasus Sambo | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News

Breaking

logo

26 Agustus 2022

Sepak Terjang 'Komandan Pemburu Laskar FPI' AKBP Handik Zusen Yang Terseret Kasus Sambo

Sepak Terjang 'Komandan Pemburu Laskar FPI' AKBP Handik Zusen Yang Terseret Kasus Sambo

Sepak Terjang 'Komandan Pemburu Laskar FPI' AKBP Handik Zusen Yang Terseret Kasus Sambo

DEMOCRAZY.ID - Sepak terjang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Handik Zusen dalam pengungkapan kasus besar. 


Perwira menengah (Pamen) Polri yang dijuluki 'Komandan Pemburu Laskar FPI ' atau 'Pemburu Laskar KM 50' ini ikut terseret dalam kasus Pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Yosua Hutabarat yang melibatkan Ferdy Sambo.


Handik Zusen adalah satu dari 9 Pamen Polda Metro Jaya yang dijebloskan di Mako Brimob dan dimutasi ke Divisi Pelayanan Markas (Yanma) akibat pelanggaran etik dalam kasus pembunuhan Brigadir J. 


Ketika namanya disebut masuk dalam jajaran Pamen yang terlibat dalam kasus Ferdy Sambo, Handik Zusen pun viral. 


Dia viral karena kasus lama yang pernah ditanganinya yaitu saat menjadi komandan pemburu laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta Cikampek.


Namanya menjadi perhatian publik karena konon dia dijuluki 'Komandan Pemburu Laskar FPI'.


Adapun sosok AKBP Handik Zusen tidak asing di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. 


Sepak terjangnya dalam menangani kasus besar pun terbilang bersinar di Polri. 


Yang paling menonjol adalah kasus John Kei dan Unlawfull Killing Laskar FPI di KM 50 Tol Cikampek. Kala itu Handik Zusen yang menjadi komandannya pemburu laskar FPI. 


Sekilas profilnya yang dikutip dari berbagai sumber, Handik Zusen adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2003. Karirnya di Polri naik pada tahun 2018.


Tahun 2018 AKBP Handik Zusen diangkat menjadi Kasubdit Polda Metro Jaya pertanggal 19 Oktober 2018. Jabatan Kasubdit Polda Metro Jaya melekat hingga tahun 2022.


Tahun 2022, AKBP Handik Zusen dimutasi ke Yanma Polri bersamaan dengan 24 anggota Polri yang terseret kasus Sambo lainnya. 


Adapun kasus besar yang menjadi perhatian publik pernah ditangani AKBP Handik Zusen;


1. Kasus Yohanes Kei


Selain dikenal karena jadi pemburu laskar FPI, AKBP Handik Zusen juga pernah viral di tahun 2020. 


AKBP Handik Zusen disorot lantaran menjadi pemimpin tim penangkap John Kei dan anak buahnya.


Bersama dengan tim gabungan Polda Metro Jaya, AKBP Handik Zusen berhasil meringkus John Kei dan anak buahnya di Perumahan Green Lake City Kota Tangerang. 15 orang anak buah John Kei yang ditangkap saat itu. 


2. KM 50 Unlawful Killing 6 Laskar FPI 


AKBP Handik Zusen sempat menangani kasus penembakan di Tol CIkampek KM 50. Dia yang menjadi komandannya saat di lokasi kejadian.  


Foto-foto AKBP Handik Zusen pun sempat ramai beredar  di media sosial usai kasus Ferdy Sambo viral.


Publik menyoroti sosok AKBP Handik Zusen yang dulu pernah terlibat kasus KM 50 dan kini ikut terseret skenario pembunuhan berencana Brigadir J.


Pada November 2021, AKBP Handik Zusen menjadi saksi dalam sidang dugaan kasus unlawful killing Laskar FPI dengan terdakwa Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M. Yusmin Ohorella.


Jaksa Penuntut Umum (JPU) bertanya kepada Handik terkait alasan anggota Polri yakni terdakwa Briptu Fikri Ramadhan, Ipda M. Yusmin Ohorella dan almarhum Ipda Elwira Priadi Z melakukan penembakan.


"Apa yang membuat anggota saudara menyerang laskar FPI tersebut yang empat korban?" tanya JPU kepada Handik. 


"Empat orang ini menyerang, kemudian satu orang merebut senpinya Fikri dan sudah berhasil merebut dan sudah mengarahkan ke Fikri," jawab Handik.


"Awal mulanya terjadi upaya penyerangan Laskar FPI terhadap Fikri, satu orang merebut senpinya Fikri dan sudah berhasil merebut," sambung Handik saat itu. 


3. Kasus Sindikat Begal Rekening. 


Handik Zusen juga baru-baru ini juga baru saja mengungkap sebuah kasus. 


Tepatnya Kamis 14 Juli 2022 bersama Kanit II Subdit Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kasus sindikat begal rekening. 


Adapun daftar Pamen Polda Metro Jaya yang ikut terseret kasus Sambo dan dimutasi ke Yanma:


1. Kombes Budhi Herdi Susianto, Kapolres Metro Jakarta Selatan Dimutasi Sebagai Yanma Polri

2. AKBP Handik Zusen Kasubdit III Ditreskrimum Polda Metro Jaya Dimutasi Sebagai Yanma Polri

3. AKBP Jerry Raymond Siagian Wadirkrimum Polda Metro Jaya Dimutasi Sebagai Yanma Polri

4. AKBP H. Pujiyarto Kasubdit V Ditreskrimum Polda Metro Jaya Dimutasi Sebagai Yanma Polri

5. AKBP Raindra Ramadhan Syah Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya Dimutasi Sebagai Yanma Polri

6. Kompol Abdul Rahim Kanit II Subdit IV Ditreskrimum Polda Metro Jaya Dimutasi Sebagai Yanma Polri

7. Kompol Dermawan Kristianus Zendrato Kanit V Subdit I Ditreskrimum Polda Metro Jaya Dimutasi Sebagai Yanma Polri

8. AKP Bhayu Vhishesha Kanit II Subdit I Ditreskrimum Polda Metro Jaya Dimutasi Sebagai Pama Yanma Polri

9. Ipda Arsyad Daiva Gunawan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Dimutasi Sebagai Yanma Polri


Mabes Polri mengatakan 9 personel Polda Metro Jaya dicopot dipindahkan ke Yanma Mabes Polri. Mereka juga tengah diaudit Propam Polri. [Democrazy/DW]