Breaking

logo

15 Juli 2022

Jelang Anies Lengser, Relawan: Ahok Itu Kalah Bukan Oleh Anies, Tapi Karena Pendukungnya Sendiri!

Jelang Anies Lengser, Relawan: Ahok Itu Kalah Bukan Oleh Anies, Tapi Karena Pendukungnya Sendiri!

Jelang Anies Lengser, Relawan: Ahok Itu Kalah Bukan Oleh Anies, Tapi Karena Pendukungnya Sendiri!

DEMOCRAZY.ID - Menjelang lengsernya Gubernur DKI Jakarta Anies  Baswedan pada bulan Oktober 2022 mendatang, salah seorang Loyalis Anies pun mengungkap pandangan soal kemenangannya di Pilgub DKI 2017.


Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol (Tbk) Geisz Chalifah mengungkit soal kekalahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok  di Pilgub DKI 2017.


Menurut Geisz Chalifah, Ahok itu kalah bukan oleh Anies dan bukan oleh FPI. Tokoh politik berdarah Tionghoa itu kalah karena ulah pendukungnya sendiri.


Hal itu diungkapkan Geisz Chalifah dalam wawancaranya lewat kanal YouTube Refly Harun, Kamis (14/7/2022).


"Ahok itu kalah bukan oleh Anies, bukan oleh FPI, dan bukan oleh persoalan-persoalan lain. Ahok kalah oleh dirinya dan pendukungnya," ujar Geisz Chalifah.


Komisaris Ancol itu turut menyebut bahwa pendukung Ahok tidak pakai nalar dalam berkampanye.


"Itu yang membuat dia kalah dirinya sendiri dan pendukungnya yang juga tidak pakai nalar dalam mengkampanyekannya hantam kromo aja," imbuhnya.


Sebelumnya diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan turun jabatan pada bulan Oktober 2022. 


Posisi gubernur DKI bakal diisi penjabat Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur hingga Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada bulan November 2024.


Jelang turun jabatan, Anies mengatakan bahwa ia ingin fokus melaksanakan tugas-tugas yang tersisa selama ia memimpin Jakarta.


Meski demikian, Anies mengatakan bahwa ia akan tetap di Jakarta meski tak lagi menjadi orang nomor satu di Ibu Kota.


"Saya masih terus berada di Jakarta, tidak ada kata akhir, sampai sudah tuntas,” ungkap Anies saat menghadiri HUT DKI di Monas, Jakarta, Selasa (22/6).


Sementara terkait Pilgub 2017 lalu, menurut Geisz Chalifah banyak kalangan Islam yang tadinya netral menjadi tersinggung karena ucapan Ahok.


"Jadi banyak kalangan Islam yang ditengah tadinya tidak A tidak B ya ngambil posisi berlawanan karena jadi marah karena merasa tersinggung dengan kalimat-kalimat silogisme yang seperti itu, blunder politiknya,” ungkap Geizs Chalifah. [Democrazy]