Breaking

logo

01 Juni 2022

Misteri Detak Jantung Lukisan Bung Karno di Blitar

Misteri Detak Jantung Lukisan Bung Karno di Blitar

Misteri Detak Jantung Lukisan Bung Karno di Blitar

DEMOCRAZY.ID - Membahas Soekarno seperti tak ada habisnya. Presiden Pertama RI itu masih dibicarakan hingga kini. 


Selain gaya kepemimpinan dan pemikiran-pemikirannya, banyak juga cerita yang hingga kini jadi misteri.


Soekarno juga adalah satu orang yang menggagas Pancasila. Pidatonya di Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945 jadi awal munculnya Pancasila sebagai dasar negara. Tanggal 1 Juni kemudian diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Lahir Pancasila.


Salah satu cerita yang berkembang di masyarakat adalah tentang lukisan Bung karno yang punya detak jantung. 


Lukisan tersebut berada di Kompleks Makam Seokarno di Blitar, Jawa Timur.


Selain berziarah ke makam tokoh proklamator tersebut, ada beberapa objek lain yang menarik pengunjung datang ke tempat bersejarah tersebut. 


Beberapa dari objek tersebut bahkan dinilai punya kekuatan magis bahkan 'bernyawa'.


"Lihat dari sini lho, tuh ada detaknya," ujar seorang pengunjung saat berdiri tegak menyamping di sebuah lukisan Bung Karno, beberapa tahun lalu. 


Setelah beberapa detik, dari sudut tersebut dapat terlihat adanya gerakan di bagian jantung, seperti sedang berdetak.


Saat wartawan menirukan hal yang sama, memang terlihat dan terasa ada gerakan dari lukisan yang tertuang di atas kanvas itu. 


Namun, detak atau getaran tersebut tidak hanya di bagian dada Bung Karno, tapi juga di seluruh bagian lukisan.


Staf galeri lukisan Bung Karno kala itu, Friska Fauzi menyebutkan, banyak yang mengaitkan gerakan pada lukisan tersebut dengan hal-hal yang berbau magis atau mistis. 


Lukisan itu pun menjadi tujuan utama ribuan pengunjung yang datang dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia.


Namun jika dikaji secara logis, gerakan yang terlihat pada lukisan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, yakni pengaruh angin dan komposisi atau gradasi lukisan.


"Logisnya, jadi mungkin komposisi lukisan, bentangannya, sama fokus lukisan. Lukisan di tengah, ada kemungkinan seperti itu. Ini terbuat dari kanvas biasa," kata Friska di depan lukisan Bung Karno, Blitar pada Mei 2015.


Namun, ada hal yang hingga kini tetap menimbulkan rasa penasaran bagi Friska. 


Saat semua sumber udara dan pendingin ruangan sudah dimatikan, gerakan dari lukisan tersebut tetap ada.


"Tetap saja ada detak. Pernah saya coba waktu malam di sini, pintu, blower saya tutup. Bisa jadi dari napas yang membuat gerakan, seperti itu pengaruhnya," ucap Friska.


Sementara itu, juru kunci makam Bung Karno, Kahfi Amnezar sendiri enggan berspekulasi soal lukisan 'hidup' Bung Karno itu. 


Menurutnya, masyarakat sudah cerdas, dan dapat menerjemahkan fenomena tersebut menurut perspektifnya masing-masing.


"Ya, kalau mau tahu lihat sendiri langsung saja," ujarnya singkat. [Democrazy/okezone]