Breaking

logo

04 Juni 2022

KSAD Dudung: Seorang Pemimpin Itu Harus Dihormati, Diidolakan, Dikagumi, Dicintai, Diidamkan dan Diharapkan

KSAD Dudung: Seorang Pemimpin Itu Harus Dihormati, Diidolakan, Dikagumi, Dicintai, Diidamkan dan Diharapkan

KSAD Dudung: Seorang Pemimpin Itu Harus Dihormati, Diidolakan, Dikagumi, Dicintai, Diidamkan dan Diharapkan

DEMOCRAZY.ID - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan kuliah inspiratif bertemakan "Kepemimpinan Strategis" di Ruang Auditorium Gedung Griya Legita Universitas Pertamina, Jakarta, Sabtu (4/6/2022). 


Sebanyak 600 mahasiswa mengikuti kuliah tersebut. 


KSAD mengawali perkuliahan dengan membeberkan ancaman-ancaman yang dihadapi banyak negara saat ini baik internal dan eksternal yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. 


Dalam menghadapi ancaman tersebut, sejarah telah membuktikan bangsa Indonesia merupakan bangsa petarung, jagoan, rela berkorban, dan bangsa yang tidak mau lama-lama dijajah.


Dikatakan KSAD, kekuatan bangsa dengan melibatkan seluruh komponen, sumber daya nasional, dan aspek kehidupan sangat diperlukan dalam menghadapi ancaman tersebut. 


Sehingga tercipta lingkungan yang kondusif, nyaman, dan aman serta lingkungan yang mampu menciptakan energi bagi semua komponen bangsa dalam mencapai tujuan negara atau Green Human Resource Management. 


“Untuk membangun Green Human Resource Management dibutuhkan kepemimpinan strategis, yaitu kemampuan seseorang untuk mengantisipasi, mempertahankan fleksibilitas, berpikir secara strategis, dan bekerja dengan orang lain untuk memulai perubahan yang akan menciptakan masa depan yang baik,” ujar Jenderal Dudung.


Dalam membangun Green Human Resource Management ini, KSAD menjelaskan seorang pemimpin harus membangun kapasitas dirinya sebagai sosok yang dihormati, diidolakan, dikagumi, dicintai, diidamkan dan diharapkan. 


Selain itu, KSAD juga menyampaikan pemimpin juga harus memiliki empat ciri utama  yaitu imajinasi, inovasi, visi dan misi serta cita-cita dan harapan.  


Mengakhiri materi kuliahnya, KSAD berbagi kunci sukses kepada para mahasiswa yaitu melupakan masa lalu karena masa lalu tidak akan pernah kembali lagi, melakukan yang terbaik hari ini secara optimal karena apa yang kita lakukan hari ini menjadi momen sejarah dihari esok, dan cita-cita hanya harapan dan angan-angan tetapi harus diperjuangkan.  


“Mahasiswa harus yakin kepada diri sendiri, karena apapun yang ada di depanmu, ataupun yang ada di belakangmu, dan yang ada di sekelilingmu sekalipun tidak akan berarti apa-apa dibandingkan apa yang ada di dirimu,” tutur KSAD. 


Sementara itu, Rektor Universitas Pertamina Prof IGN Wiratmaja Puja mengatakan kehadiran KSAD memberikan kuliah ini merupakan kesempatan yang istimewa  dan luar biasa. 


Karena akan memberikan sesuatu yang inspiratif terkait kepemimpinan bukan hanya bagi mahasiswa tetapi juga para dosen di Universitas Pertamina.  


"Sejalan dengan tagline Universitas Pertamina yaitu "Be Global Leaders", jadi kesempatan ini sangat tepat sekali kita mendapat kuliah tamu dari KSAD, pemimpin yang best of the best," ucapnya.  


Rektor Universitas Pertamina berharap sharing dan inside dari KSAD melalui kuliah umum ini dapat memacu semangat mahasiswa untuk berbuat lebih, sehingga tidak hanya peduli kepada diri sendiri namun juga peduli kepada orang lain Turut hadir pada perkuliahan ini, Aspers Kasad, Danrem 051/WKT, Dandim 0504/Jaksel, Paban Bindik Spersad, Para Wakil Rektor Universitas Pertamina, Sekretaris serta para Dekan dan Ketua Umum Program Studi Universitas Pertamina. 


Di akhir kegiatan, selain dilakukan pertukaran plakat, KSAD dan Rektor Universitas Pertamina menyaksikan penandatanganan kerja sama pendidikan dan pengabdian masyarakat antara TNI AD dengan Universitas Pertamina yang ditandatangani oleh Asisten Personel (Aspers) KSAD Mayjen TNI Darmono Susastro dan Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Kerja Sama  Universitas Pertamina, Prof Dr Ir Wawan Gunawan A Kadir. [Democrazy/pncr]