Breaking

logo

08 Mei 2022

Sekelompok Neo-Nazi Gelar Pesta Ulang Tahun Hitler dan Makan Kue Bergambar Simbol Nazi

Sekelompok Neo-Nazi Gelar Pesta Ulang Tahun Hitler dan Makan Kue Bergambar Simbol Nazi

Sekelompok Neo-Nazi Gelar Pesta Ulang Tahun Hitler dan Makan Kue Bergambar Simbol Nazi

DEMOCRAZY.ID - Staf di sebuah restoran terkejut setelah sekelompok orang neo-Nazi merayakan ulang tahun ke-133 Adolf Hitler dengan makan bersama. 


Mereka juga memberi hormat Nazi untuk memperingati peristiwa itu pada 20 April lalu.


Peristiwa menghebohkan itu terjadi di restoran HoF Downtown di Melbourne, Australia.


Kelompok itu juga membawa kue, dengan gambar swastika dan penguasa lalim yang kejam.


Sesaat setelah staf mengetahui apa yang terjadi, mereka memanggil polisi tetapi sudah terlambat karena kelompok tersebut telah membayar makanan mereka dan sudah pergi.


“Tidak ada yang bisa tidur nyenyak mengetahui bahwa ekstremis yang tumbuh di rumah seperti itu ada di antara kita dan mencoba merekrut pemuda yang tidak puas untuk tujuan bengkok mereka,” terang Ketua Komisi Anti-Pencemaran Nama Baik Dvir Abramovich kepada berita lokal.


"Saya pikir Hitler, dari tempat khusus yang disediakan di neraka untuk monster seperti dia, mungkin tersenyum,” lanjutnya.


Direktur pelaksana kelompok restoran Marcel Moodley turun ke media sosial untuk berbicara tentang insiden tersebut.


Melalui posting-an di Facebook, dia mengklaim bahwa kelompok menyembunyikan kue dan foto dari staf, dan bahwa uang yang diambil restoran dari tagihan kelompok akan disumbangkan ke badan amal setempat.


“Malam itu berjalan lancar sampai menjelang akhir malam ketika tim manajemen diberitahu bahwa kelompok itu telah memajang foto-foto kecil dan artefak Adolf Hitler di atas meja,” ujarnya.


“Manajemen kemudian diberitahu bahwa kelompok itu merayakan ulang tahun Adolf Hitler,” lanjutnya.


“Manajer yang bertugas melanjutkan untuk memanggil polisi setempat dan meminta bantuan dan saran tentang bagaimana menghadapi situasi ini,” ungkapnya.


“Mengingat jumlah orang yang hadir, mereka ingin menghindari konfrontasi di tempat umum. Setelah berbicara dengan polisi dan mendekati kelompok itu, mereka telah membayar tagihan dan berjalan keluar dari restoran sehingga tidak ada percakapan dengan mereka,” terangnya.


”Beberapa hari kemudian, tim manajemen diberi tahu bahwa ada foto yang diambil dari kelompok tersebut dengan memberi hormat kepada Adolf Hitler ketika meja tidak dijaga oleh staf menunggu kami,” ujarnya.


“Kami di kelompok HOF mengutuk segala bentuk rasisme, Nazisme, atau supremasi kulit putih dalam format apa pun (dan) kami juga sangat ngeri dan sedih bahwa ini ada di zaman modern di negara bebas yang indah yang kita semua bisa sebut rumah,” tambahnya. [Democrazy/oke]