Breaking

logo

20 Mei 2022

Ogah Tiru MotoGP Mandalika, Formula E Jakarta Dipastikan Tak Pakai Jasa Pawang Hujan

Ogah Tiru MotoGP Mandalika, Formula E Jakarta Dipastikan Tak Pakai Jasa Pawang Hujan

Ogah Tiru MotoGP Mandalika, Formula E Jakarta Dipastikan Tak Pakai Jasa Pawang Hujan

DEMOCRAZY.ID - Berbeda dengan MotoGP Mandalika, Formula E Jakarta yang digelar Juni 2022 dipastikan tak menggunakan jasa pawang hujan. 


Sebab, sekalipun diguyur hujan, lintasan baru tersebut diklaim aman dari genangan air.


Diketahui, pada MotoGP Mandalika yang digelar dua bulan lalu, panitia memakai jasa pawang bernama Rara Isti Wulandari. 


Kala itu, sosok yang kerap dipanggil Mbak Rara itu melakukan ritual di dekat paddock untuk menghentikan hujan yang turun deras.


Meski demikian, Vice President Infrastructure and General Affairs OC Jakarta ePrix 2022, Irawan Sucahyono memastikan, jasa tersebut tak diperlukan di Formula E Jakarta. 


Sebab, menurutnya, sirkulasi air di Taman Impian Jaya Ancol sudah dihitung berdasarkan ketinggian lokasi dari permukaan laut.


"Tidak perlu (pakai jasa pawang hujan), sirkulasi air di Ancol cukup bagus sekali. Dan ketinggian dari laut juga sudah diperhitungkan," ujar Irawan kepada wartawan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Jumat 20 Mei 2022.


Sedangkan di trek sendiri, lanjut Irawan, drainase yang dibuat sederhana saja. 


Hanya perlu menyambung drainase yang sudah ada sebelumnya (existing).


"Kami tinggal menyambung saja, kami ikuti," tegasnya.


Formula E Jakarta Sempat Mau Pakai Jasa Pawang Hujan


Diketahui, sebelumnya Formula E Jakarta sempat berniat menggunakan jasa pawang hujan seperti di Sirkuit Mandalika, Lombok. 


Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni yang khawatir lintasan diguyur hujan deras saat balapan berlangsung.


"Kalau (hujan) agak berat, kami terbangkan Rara ke sini. Tapi rasanya enggak berat," kata Sahroni saat ditemui wartawan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis.


Sahroni sendiri berharap hujan tak turun saat Formula Jakarta berlangsung. Sebab, menurutnya, pengadaan pawang hujan bukan prioritas utama panitia. [Democrazy/hops]