AGAMA POLITIK

Klaim Tak Pernah Bawa Nama MUI di Pilpres 2019, Ma'ruf Amin: Capres Ente Capres Ente, Capres Saya Capres Saya

DEMOCRAZY.ID
Mei 17, 2022
0 Komentar
Beranda
AGAMA
POLITIK
Klaim Tak Pernah Bawa Nama MUI di Pilpres 2019, Ma'ruf Amin: Capres Ente Capres Ente, Capres Saya Capres Saya

Klaim Tak Pernah Bawa Nama MUI di Pilpres 2019, Ma'ruf Amin: Capres Ente Capres Ente, Capres Saya Capres Saya

DEMOCRAZY.ID - Ma'ruf Amin bercerita saat mencalonkan diri sebagai wakil presiden pada Pilpres 2019. 


Ma'ruf mengatakan dirinya tak membawa-bawa nama Majelis Ulama Indonesia (MUI) meskipun saat itu sedang menjabat ketua umum.


"Sebenarnya majelis ulama kalau soal perbedaan aspirasi politik silakan saja, tapi tidak membawa Majelis Ulama, maka itu waktu saya jadi capres, saya nggak bawa-bawa MUI, saya. Walaupun saya Ketua Umum MUI. Saya bilang 'lakum capresukum, walana capresunna, capres ente, capres ente, capres saya, capres saya'," kata Ma'ruf dalam kegiatan Silaturahim dan Halal bi Halal MUI seperti disiarkan akun YouTube TVMUI, Selasa (17/5/2022).


Ma'ruf mengingatkan jangan sampai kepentingan sesaat merusak persaudaraan sesama umat dan bangsa. 


Atas hal itu, Ma'ruf mengajak semua pihak mempererat silaturahmi.


"Tidak boleh merusak ukhuwah, baik itu ukhuwah islamiyah maupun ukhuwah wathoniyah, jadi persaudaraan sebangsa itu jangan karena persoalan-persoalan sesaat, karena kepentingan kelompok kemudian dikorbankan," ujar Ma'ruf.


Menurut Ma'ruf, silaturahmi juga bisa digelar di tingkat nasional. 


Dia pun mencolek Ketua MPR Bambang Soesatyo, yang hadir dalam acara tersebut.


"Tapi juga mungkin Pak Ketua MPR ini harus silaturahim nasional, harus kembali kita mengutuhkan, kenapa? Karena memang provokasi-provokasi untuk memecah bangsa ini luar biasa," ujar Ma'ruf.


"Semua orang sudah tidak lagi, saya nyebutnya itu kan... kalau orangnya nyebutnya post truth, pasca-kebenaran, sehingga kebenaran itu menjadi samar, saya menyebutnya zamanul iltibas wal fitan, zamannya kesamaran dan juga fitnah-fitnah muncul. Ini kalau kita tidak pagari, zamanul iltibas wal fitan, ini berbahaya sekali," sambung Ma'ruf. [Democrazy/detik]

Penulis blog