Breaking

logo

05 April 2022

Terungkap! Alasan Mafia Minyak Goreng RI Tak Kunjung Dibongkar

Terungkap! Alasan Mafia Minyak Goreng RI Tak Kunjung Dibongkar

Terungkap! Alasan Mafia Minyak Goreng RI Tak Kunjung Dibongkar

DEMOCRAZY.ID - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi berjanji membongkar mafia penyebab kelangkaan minyak goreng (migor) pada saat pemerintah memberlakukan harga eceran tertinggi (HET) dan wajib memenuhi kebutuhan domestik (domestic market obligation/ DMO).


Namun, hingga kini belum juga dilakukan. Dari janji seharusnya dilakukan pada Senin, 21 Maret 2022.


Kementerian Perdagangan pun mengungkapkan alasan mengapa Mendag Lutfi belum juga mengungkapkan para mafia minyak goreng yang dimaksud.


Sebab, para tersangka yang diklaim sebagai mafia minyak goreng sudah diserahkan kepada pihak kepolisian.


Sehingga, untuk saat ini pengumuman mengenai siapa mafia minyak goreng tak akan dilakukan oleh Kemendag. Dan, menunggu hasil pemeriksaan kepolisian.


"Kita sudah punya target akan jadi (tersangka) kalau (pengumuman) tersangkanya bukan dari kami," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan saat ditemui di Gedung DPD RI, Jakarta, beberapa waktu lalu.


"Ada target saya nggak berani karena itu proses hukum. Saya bukan orang hukum ada lah nanti. Tapi kemungkinan bisa lebih besar dari apa yang disampaikan pak Menteri," lanjutnya.


Kepolisian juga masih berkomunikasi dengan Kementerian Perdagangan mengenai target-target minyak goreng yang dimaksud oleh Menteri Perdagangan.


"Terkait dengan minyak goreng banyak teman tanya sampai saat ini kami belum dapat respon. Apakah satgas pangan atau Diteksus (Direktorat Ekonomi Khusus) masih melakukan penelusuran," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.


"Ya tentu kita harus menjawab karena itu pernyataan seorang pejabat, namun kami sudah komunikasi tapi belum mendapat respon. Mungkin kaitannya lagi melakukan pertemuan," tambahnya.


Sebelumnya dikabarkan, Mendag, mengungkapkan salah satu penyebab krisis minyak goreng yang terjadi karena ada permainan oknum mafia.


Bahkan ia mengaku sudah mengantongi sejumlah target nama yang dijanjikan akan diungkap pada, Senin (21/3/2022). [Democrazy/cnbc]