Breaking

logo

03 April 2022

Luhut Ingatkan Kontraktor China: Percepat Pengerjaan Proyek Kereta Cepat

Luhut Ingatkan Kontraktor China: Percepat Pengerjaan Proyek Kereta Cepat

Luhut Ingatkan Kontraktor China: Percepat Pengerjaan Proyek Kereta Cepat

DEMOCRAZY.ID - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengecek progres proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Rabu (30/3/2021). 


Bersama Luhut hadir pula Duta Besar (Dubes) China untuk Indonesia Lu Kang, serta Direktur Utama PT KCIC (Kereta Cepat Indonesia China) Dwiyana Slamet Riyadi, dan Direktur Operasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA, Hananto Aji


Luhut bersama Dubes China mengecek perkembangan pembangunan tepatnya di Subgrade #33 dan Tunnel #6. 


Rombongan Luhut menuju menuju lokasi proyek menggunakan Kereta Inspeksi dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Plered. 


Selama perjalanan, dilakukan diskusi terkait upaya percepatan pembangunan kereta cepat.


"Saya minta kepada Dubes Lu Kang untuk membantu komunikasikan kepada kontraktor dari Cina bahwa diperlukan adanya percepatan untuk mengejar penyelesaian pembangunan. Percepatan perlu segera dilakukan mengingat commercial operation date rencananya akan dilakukan pada Juni 2023," ujar Luhut dikutip dari situs Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Sabtu (2/4/2022).


Progres pekerjaan diharapkan dapat ditingkatkan dari yang awalnya hanya 1,6% dapat menjadi 2,0% setiap bulannya.


"Setelah agenda kunjungan ini kami akan berkomunikasi dengan kontraktor dari Cina dan menanyakan apakah ada pekerjaan yang masih terkendala dan tertunda serta akan segera dicarikan solusinya," kata Dubes Lu Kang.


Luhut juga meminta PT WIKA selaku kontraktor dari pihak Indonesia memberikan kualitas terbaiknya demi menunjang keamanan dan keselamatan proyek kereta cepat ini, "Saya minta juga seluruh isu yang masih tertahan dapat kita bahas pada pertemuan yang akan diagendakan dalam dua minggu kedepan agar semua masalah dapat terselesaikan dengan baik," tegasnya.


Tiba Stasiun Plered, Luhut dan Dubes Lu Kang segera melakukan peninjauan ke subgrade dan tunnel.


"Sebelumnya memang ada longsor yang membuat pengerjaan menjadi tertunda beberapa bulan, tetapi setelah peninjauan ini kita sudah bisa bergerak lagi untuk menyelesaikan pembangunan utamanya di Tunnel #6," terang mantan Menko Polhukam itu.


Pengerjaan pembangunan kereta cepat saat ini masih terjadwal dengan baik dan akan segera dikejar untuk dapat melakukan uji coba. 


Rencana uji coba akan dilakukan pada bulan Februari 2023 dari Stasiun Padalarang sampai Stasiun Tegalluar.


"Sejauh ini semua perkembangan dari pekerjaan Kereta Cepat Jakarta - Bandung dapat berjalan dengan baik dan memuaskan. Kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok juga terjalin dengan baik. Semoga pembangunan cepat selesai dan dapat kita nikmati bersama manfaatnya," tutur Luhut. [Democrazy/dtk]