-->

Breaking

logo

24 April 2022

Gerindra: Pak Prabowo Tidak Mau Bangsa Ini Terbelah, Apalagi Sampai Terjadi Pertumpahan Darah!

Gerindra: Pak Prabowo Tidak Mau Bangsa Ini Terbelah, Apalagi Sampai Terjadi Pertumpahan Darah!

Gerindra: Pak Prabowo Tidak Mau Bangsa Ini Terbelah, Apalagi Sampai Terjadi Pertumpahan Darah!

DEMOCRAZY.ID - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, sebagai negara besar, Indonesia harus memiliki pemimpin yang menjunjung tinggi persatuan. 


Ia menekankan, untuk menjaga persatuan, semua pihak tidak boleh cepat tersinggung, apalagi dengan mementingkan harga diri dan kepentingan pribadi. 


Menurutnya, hal tersebut yang membuat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memilih untuk menjaga persatuan bangsa usai Pilpres 2019 dengan bergabung ke kabinet Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 


"Pembelahan yang mengancam persatuan bangsa amatlah nyata dan Pak Prabowo tidak mau bangsa ini terbelah, apalagi sampai terjadi pertumpahan darah. Karena itu, beliau memutuskan untuk menjaga persatuan ini dengan bersama-sama membangun pemerintah di bawah kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin," kata Muzani saat menghadiri acara silaturahmi dengan ulama, pimpinan ormas, akademisi, dan cendekiawan masyarakat Jawa Barat di Gedung Yayasan Darul Hikam, Bandung, Sabtu (23/4/2022).


Muzani mengatakan, meski keputusan tersebut tidak populer dan sering disalahpahami, langkah tersebut adalah harga sebuah persatuan sehingga suasana kondusif terjadi sampai sekarang. 


Apalagi, lanjutnya, ketika Indonesia menghadapi pandemi Covid-19, kerukunan dan kebersamaan sangat dirasakan. 


"Pemimpin-pemimpin kita terdahulu telah memberi teladan penting dalam menjaga persatuan bangsa. Sebagai contoh, Bung Karno memilih meninggalkan Istana Bogor daripada melawan rezim Orde Baru ketika itu, meskipun kekuatan Soekarnois amatlah memungkinkan untuk melawan," ujarnya.


Di samping itu, Muzani mengatakan, Jawa Barat telah memberi dukungan yang sangat berarti kepada Prabowo maupun Gerindra dalam Pileg dan Pilpres 2019. 


Sehingga, tanggung jawab Gerindra dalam menjaga komunikasi antara masyarakat Jawa Barat harus tetap terjaga. 


"Kami yakin kedewasaan masyarakat Jawa Barat dalam menerima kenyataan politik akan mengutamakan persatuan bangsa di atas segala-galanya, meskipun pada awalnya keputusan itu mendapat pro dan kontra," ucapnya.


Lebih lanjut, Muzani mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Jawa Barat kepada Prabowo selama Pilpres 2019. 


Namun, ia menekankan, perbedaan pilihan politik tersebut tidak mungkin untuk terus dipelihara. 


"Tidak mungkin perbedaan antara 01 dan 02 itu terus dipelihara, karena kita harus menyongsong masa depan. Keputusan itu diambil Pak Prabowo semata-mata hanya untuk menjaga persatuan kesatuan rakyat dan bangsa dan itu kita rasakan sampai saat ini," pungkasnya. [Democrazy/kompas]