Breaking

logo

29 April 2022

Gak Heran Soal Tuduhan ke Anies Baswedan, Golkar: Emang Ada Yang Percaya Anak-anak PSI?

Gak Heran Soal Tuduhan ke Anies Baswedan, Golkar: Emang Ada Yang Percaya Anak-anak PSI?

Gak Heran Soal Tuduhan ke Anies Baswedan, Golkar: Emang Ada Yang Percaya Anak-anak PSI?

DEMOCRAZY.ID - Kader Partai Golkar Andi Sinulingga menganggap bahwa itu kerjaan mereka dalam persoalan Jubir PSI Sigit Widodo tuduh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bagikan baju bertuliskan ‘Anies Presiden Indonesia’.


Politikus Golkar itu menyampaikan pendapatnya melalui unggahan pada akun media sosial Twitter pribadi bernama @AndiSinulingga.


Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta ini juga terpantau aktif dalam menyuarakan pendapat lewat platform ini.


Andi sangat tidak heran dengan apa yang ditudingkan Jubir PSI terhadap kegiatan apapun yang dijalankan Anies Baswedan.


“Saya sih gak heran kalau @psi_id fitnah Anies, itu mah kerjaan mereka setiap waktu ngintipin Anies,” tulis Andi, Kamis (28/4/2022).


Kemudian kader Golkar itu juga mengatakan bahwa PSI kerap menyerang Anies jia terlihat celah.


“Lihat celah dikit langsung teriak, Anies dituduh terlibat pemukulan AA, terlibat korupsi, gak becus kerja, macam-macam deh,” ucap Andi.


Tak hanya itu, Andi Sinulingga juga menyampaikan pertanyaan pada publik terkait tingkat kepercayaan pada PSI.


“Pertanyaan gua adalah, emang ada yang percaya anak-anak @psi_id?,” pungkas Andi.


Pada cuitan ini, pernyataan Andi mendapat 110 komentar, 218 retweets, dan 796 likes hingga berita ini tayang.



Sekadar tambahan Sigit Widodo mempertanyakan perihal fenomena pemudik yang mengenakan kaus ‘Anies Presiden Indonesia’.


Sigit merasa kalau mudik yang digelar secara gratis ini menghabiskan APBN DKI Jakarta sebesar Rp13,7 miliar.


Akan tetapi Sigit kian heran dengan adanya para pemudik mengenakan kaus tersebut dan bingung dananya dari mana.


“Apakah Pak @aniesbaswedan tahu soal kaus ini?,” buka akun Twitter @sigitwid yang merupakan milik Sigit, Rabu (27/4/2022).


“Mudik gratis ini menggunakan dana APBD DKI Jakarta sebesar Rp 13,7 miliar, kalau digunakan untuk kepentingan pribadi bisa dikategorikan sebagai penyalahgunaan wewenang untuk menguntungkan diri sendiri,” sambung Sigit.


Kemudian dicuitan berikutnya Sigit menuding kalau kaus-kaus tersebut dibagikan Anies bermodalkan video amatir berdurasi 32 detik.


Dalam video itu tampak Anies membagikan bingkisan di dalam bus ke para pemudik.


Melalui keterangan video tersebutlah, Jubir PSI itu menyayangkan cara yang dilakukan Anies jelang musim kampanye 2024.


Sebab Anies membagikan bingkisan itu sementara mengenakan pakaian dinas Pemprov DKI Jakarta.


Sigit juga mengatakan bahwa program mudik gratis menggunakan APBD DKI Jakarta.


“Sekarang malah beredar video Pak @aniesbaswedan membagi-bagikan kausnya kepada para pemudik dengan menggunakan baju seragam gubernur,” tulis Sigit.


“Itu kegiatan Pemprov @DKIJakarta yang menggunakan uang rakyat Rp 13,7 miliar dana APBD. Mungkin Pak Anies atau relawannya bisa klarifikasi,” sambungnya.


Namun apa yang dituduhkan Jubir PSI tersebut, langsung dibantah oleh relawan Anies, La Ode Basir.


Dia mengatakan bahwa Anies bukan membagikan kaus, tetapi paket kesehatan berupa masker, tisu basah, dan semacamnya.


“Ngarang, yang dibagikan Anies itu paket kesehatan,” tulis La Ode di kolom komentar unggahan Sigit.


Diketahui, Anies Baswedan melepaskan sebanyak 11.680 warga peserta mudik 2022 gratis Pemprov DKI yang diangkut dengan 292 bus antarkota antarprovinsi (AKAP).


Anies mengatakan, program mudik 2022 gratis Pemprov DKI Jakarta ini digelar untuk membantu warga pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga saat Lebaran.


“Jadi kami ingin bapak ibu sekalian bisa pulang berangkat sehat sampai tujuan,” ucap Anies.


“Sehat selama di kampung juga, dan nanti kami tunggu lagi Anda kembali ke Jakarta sesudah musim Lebaran ini,” beber Anies. [Democrazy/WE]