-->

Breaking

logo

22 Maret 2022

Loyalis Habib Rizieq Klaim Polisi Segera OTW Amerika Jemput Pendeta Saifuddin Ibrahim

Loyalis Habib Rizieq Klaim Polisi Segera OTW Amerika Jemput Pendeta Saifuddin Ibrahim

Loyalis Habib Rizieq Klaim Polisi Segera OTW Amerika Jemput Pendeta Saifuddin Ibrahim

DEMOCRAZY.ID - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF) resmi melaporkan Pendeta Saifuddin Ibrahim ke pihak kepolisian atas tuduhan penistaan agama. 


Saifuddin dilaporkan setelah menyatakan  300 ayat Alquran berisi ajaran yang menjurus pada kegiatan radikalisme. 


Laporan itu diterima pihak Bareskrim Polri, dengan nomor registrasi : LP/B/0138/III/2022/SPK/BARESKRIM POLRI, Tanggal 22 Maret 2022 dengan  pelapor Yusuf Muhammad Martak yang adalah ketua GNPF sekaligus salah satu loyalis eks Imam Besar Front Pembela Islam (FPI ) Rizieq Shihab. 


“Alhamdulillah laporan kita terhadap penista agama Saifuddin Ibrahim telah diterima Bareskrim Polri,” ujarnya saat ditemui  di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/3/2022).


Dengan diterimanya laporan tersebut, Yusuf Martak mengklaim polisi segera bergerak menjemput Saifuddin yang belakangan diketahui menetap di Amerika Serikat. 


Dia bakal diringkus dan diboyong ke Indonesia untuk menjalankan pemeriksaan terkait dugaan penistaan agama yang ia lakukan.


“Sudah ditindak lanjuti. Dan saat ini Saifuddin Ibrahim berada di Amerika dan akan dikejar untuk segera ditangkap. Alhamdulillah kita berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri,” ujarnya.


Sementara itu, Saifuddin sendiri tampak santai atas berbagai laporan yang dialamatkan untuknya, dai mengatakan dirinya sama sekali tidak takut kepada Federal Bureau of Investigation (FBI) yang disebut - sebut tengah melacak keberadaan dirinya di Amerika.


Saifuddin  justru meledek, dia mengaku hanya takut pada Front Pembela Islam (FPI) pimpinan Rizieq Shihab yang telah dibubarkan pemerintah itu.


“Saifuddin Ibrahim tunggu, FBI sedang mencari anda! Saya tidak takut dengan FBI, saya hanya takut dengan FPI, hehe FPI dari imam besar kadrun,” kata Saifuddin dalam video terbarunya di kanal Youtubenya Selasa (22/3/2022). 


Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas), Brigadir Jenderal (Brigjen), Ahmad Ramadhan mengatakan,  tim penyelidikan, berhasil melacak keberadaan Saifuddin, dia diketahui sedang berada di Amerika Serikat. 


Untuk itu  kata dia, tim Dir Siber Bareskrim Polri, melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu)  Termasuk, meminta bantuan untuk melacak keberadaan Saifudin Ibrahim di AS, oleh FBI.


“Dari hasil koordinasi, dan permintaan bantuan tersebut, selanjutnya akan diketahui pasti keberadaan saudara SI untuk selanjutnya dilakukan proses penyelidikan,” tuturnya. [Democrazy/wre]