-->

Breaking

logo

21 Maret 2022

Investigasi TEMPO: Nama Polisi 'Yusmin Ohorella' Dalam Penyiraman Novel Baswedan Sama Dengan Penembak Laskar FPI!

Investigasi TEMPO: Nama Polisi 'Yusmin Ohorella' Dalam Penyiraman Novel Baswedan Sama Dengan Penembak Laskar FPI!

Investigasi TEMPO: Nama Polisi 'Yusmin Ohorella' Dalam Penyiraman Novel Baswedan Sama Dengan Penembak Laskar FPI!

DEMOCRAZY.ID - Terdakwa Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda Muhammad Yusmin Ohorella divonis lepas dari tuntutan jaksa terkait perkara penembakan laskar FPI di Km 50 Tol Cikampek.


Ditemukan fakta bahwa nama polisi Muhammad Yusril Ohorella ternyata turut disebut dalam Investigasi TEMPO di peristiwa penyiraman mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan.


Sebagaimana diketahui bahwa Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menetapkan dua orang polisi aktif sebagai tersangka dalam kasus penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Kedua orang itu berinisial RM dan RB.


Pada 2017, Tempo sempat mewawancarai beberapa tetangga untuk merunut ulang kejadian-kejadian aneh yang terjadi di sekitar rumah Novel sebelum penyerangan. 


Kala itu, beberapa tetangga Novel menuturkan ada orang-orang mencurigakan yang mondar-mandir di wilayah mereka.


Beberapa tetangga bahkan sempat mengambil gambar orang-orang asing ini. 


Berdasarkan penelusuran Tempo kedua orang ini bernama Hasan dan Muklis. 


Keduanya diduga lebih dari sekali nongkrong di sekitar rumah Novel di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, beberapa pekan sebelum kejadian.


Satu foto merekam Hasan duduk di seberang rumah Novel, dipisahkan saluran air. 


Adapun Muklis terlihat duduk di atas sepeda motor di samping Masjid Al Ihsan, tempat Novel setiap hari menjalankan salat subuh berjamaah. 


"Pandangannya terus-menerus ke rumah Novel," kata seorang tetangga. 


Tetangga lain menyebutkan, mereka menguntit pembantu rumah tangga Novel.


Brigadir Jenderal Raden Prabowo Argo Yuwono, yang ketika Tempo menelusuri ulang perkara ini pada 2017 masih menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya, menyebutkan keduanya bekerja untuk perusahaan pembiayaan. 


Mereka dinyatakan sebagai “mata elang”, atau pencari penunggak kredit kendaraan bermotor. 


Argo menyatakan tidak tahu apakah ada pengutang di sekitar rumah Novel yang menjadi target.


Dari plat nomor sepeda motor yang terlihat di foto Muklis, Tempo menemukan nama Muhammad Yusmin Ohorella sebagai pemilik. 


Dia adalah personil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. 


Polisi berpangkat brigadir kepala ini pun berasal dari Tulehu, kampung yang sama dengan Muklis dan Hasan.


[link]: https://nasional.tempo.co/read/1289322/jejak-motor-polisi-dan-mata-elang-di-kasus-novel-baswedan


Investigasi TEMPO: Nama Polisi 'Yusmin Ohorella' Dalam Penyiraman Novel Baswedan Sama Dengan Penembak Laskar FPI!

Polisi bernama Muhammad Yusmin Ohorella terlibat dalam dua kasus besar nasional, penyiraman air keras Novel Baswedan dan penembakan 6 anggota Laskar FPI.


Apakah ini sebuah kebetulan? [Democrazy/Tempo-Suaranas]