-->

Breaking

logo

29 Maret 2022

Dalam Empat Bulan, Tiga Kali Danjen Kopassus Diganti Panglima TNI, Ada Apa?

Dalam Empat Bulan, Tiga Kali Danjen Kopassus Diganti Panglima TNI, Ada Apa?

Dalam Empat Bulan, Tiga Kali Danjen Kopassus Diganti Panglima TNI, Ada Apa?

DEMOCRAZY.ID - Dalam kurun waktu empat bulan saja, sudah tiga kali Danjen Kopassus diganti. Terkini Danjen Kopassus dijabat Brigjen Iwan Setiawan yang menggantikan Mayjen Widi Prasetijono.


Brigjen Iwan Setiawan menjadi daftar pergantian ketiga kalinya jabatan Danjen Kopassus dalam empat bulan terakhir.


Pada November 2021, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengganti Mayjen Muhammad Hasan dengan Mayjen Teguh Muji Angkasa.


Pergantian Danjen Kopassus itu tertuang dalam surat keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1029/XI/2021.


Surat terbit pada 17 November 2021 atau sesaat setelah Jenderal Andika Perkasa dilantik sebagai Panglima TNI oleh Presiden Jokowi.


Saat itu, Jenderal Andika menuturkan pergantian Danjen Kopassus adalah hasil rapat Wanjakti pada September lalu, bukan seketika dia menjadi Panglima TNI.


Sementara pada Januari 2022 akhir, Mayjen Teguh Angkasa digantikan Brigjen TNI Widi Prasetijono.


Pergantian Danjen Kopassus itu tertuang dalam surat Keputusan (SK) Panglima TNI Nomor Kep/66/I/2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI yang diteken Jenderal Andika pada Jumat 21 Januari 2022.


Brigjen Widi Prasetijono menggantikan Mayjen TNI Teguh Angkasa yang ditunjuk sebagai Pandam XVII/Cendrawasih.


Dua bulan kemudian atau Maret 2022, Brigjen Widi diganti Brigjen Iwan Setiawan.


Padahal Brigjen Widi Prasetijono merupakan mantan ajudan Presiden Jokowi yang juga pernah menjadi Dandim Solo.


“Terkait mutasi jabatan pati di lingkungan TNI AD, termasuk di antaranya Danjen Kopassus, memang benar adanya. Namun hal tersebut merupakan hal wajar karena diperlukan regenerasi dan pola pembinaan karier Prajurit TNI AD,” ujar Kadispenad Brigjen TNI Tatang Subarna dalam keterangannya, Selasa (29/3/2022).


Brigjen TNI Tatang memastikan saat ini belum ada serah terima jabatan. Rilis terkait pergantian ini akan disampaikan setelah serah-terima jabatan.


“Rilis terkait akan kami sampaikan setelah pelaksanaan sertijab,” lanjutnya. [Democrazy/pojoksatu]