-->

Breaking

logo

01 Januari 2022

Masa Jabatan Anies Berakhir Oktober 2022, Legislator DPRD DKI Bicara 3 Nama Pengganti

Masa Jabatan Anies Berakhir Oktober 2022, Legislator DPRD DKI Bicara 3 Nama Pengganti

Masa Jabatan Anies Berakhir Oktober 2022, Legislator DPRD DKI Bicara 3 Nama Pengganti

DEMOCRAZY.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengakhiri masa jabatannya Oktober 2022 mendatang. 


Penasihat Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta M Taufik bicara tiga nama pengganti Anies.


"Pertama, saya mau urut dari abjad pandangan dan usulan saya. Saya pernah melihat berkas Walikota Tangerang Selatan. Airin Rachmy Diani ini kalau didorong di DKI Jakarta bisa menarik," kata Taufik dalam acara refleksi akhir tahun Gerindra di Wisma Garuda Jalan SD Lama No 2, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (31/12/2021).


Selain Airin, Taufik juga menyinggung nama Wagub DKI Ahmad Riza Patria dan Menteri Investasi Indonesia, Bahlil Lahadalia. 


Taufik menilai calon pemimpin muda bisa menjadi alternatif terbaik sebagai calon Gubernur DKI Jakarta selanjutnya.


"Menurut saya mumpuni, karena ke depannya itu yang muda-muda. Itu dari sudut pandang saya. Mungkin nanti akan ada tokoh-tokoh lain yang akan muncul," kata dia.


Lebih lanjut, Taufik menyebut Anies masih menjadi kandidat kuat sebagai pemimpin DKI Jakarta. 


Dia menilai Anies butuh kendaraan politik untuk bisa maju Pilpres.


"Saya kira, Anies masuk juga dalam kategori calon pemimpin DKI. Presiden perlu kendaraan, kalau DKI dia aman," imbuhnya.


Meski elektabilitas Anies tinggi, Taufik mengatakan untuk menjadi seorang Presiden harus memenuhi presidential threshold. 


Dengan demikian, menurut dia, Anies masih jauh di belakang petinggi partai yang bakal nyalon.


"Tinggi elektabilitasnya betul, tapi untuk Presiden itu harus diusung parpol treshold tadi. Kalau pimpinan partai sudah di depan, Anies masih di belakang. Kalau mau ke depan ada yang harus ditempuh terlebih dahulu (Parpol)," imbuhnya.


Taufik menegaskan untuk pemilu 2024, Gerindra mendukung penuh Prabowo Subianto maju Pilpres lagi.


"Kalau Gerindra sih Prabowo," jelasnya. [Democrazy/dtk]