-->

Breaking

logo

02 Januari 2022

Habib Luthfi Jelaskan Tugas Barunya di BNPT, Biar Masyarakat Tidak Salah Paham

Habib Luthfi Jelaskan Tugas Barunya di BNPT, Biar Masyarakat Tidak Salah Paham

Habib Luthfi Jelaskan Tugas Barunya di BNPT, Biar Masyarakat Tidak Salah Paham

DEMOCRAZY.ID - Ulama kharismatik asal Pekalongan, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya atau yang akrab disapa Habib Luthfi, menjelaskan terkait tugas barunya usai dikukuhkan sebagai Ketua Kelompok Ahli di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kamis lalu (30/12/2021).


Hal ini menurut Habib Luthfi harus dikabarkan terkait banyaknya yang salah paham. 


Khususnya terkait peran BNPT dalam penanggulangan terorisme yang kerap disalahpahami oleh masyarakat..


Menurut Anggota Dewan Pertimbangan Presiden periode 2019-2021 ini, tugas barunya berkaitan dengan upaya untuk menyelamatkan bangsa dari bahaya terorisme, bersama BNPT.


“Sejauh mana kita tahu, kita berhubungan dengan kabupaten atau kotamadya, sehingga bisa menyalurkan apa tujuan BPNT ini, tujuannya ya untuk menyelamatkan bangsa (Dari bahaya terorisme),” papar Habib Luthfi sebagaimana dikutip dari Youtube BNPT TV.


Pengasuh Jamaah Majelis Kanzus Sholawatan itu lantas menjelaskan, tugas BNPT sering disalahpahami masyarakat.


“Mereka (masyarakat) belum tentu tahu semuanya, seolah melihat BNPT itu hal yang menakutkan. Ini Cuma mau nangkep teroris, mau megang ini itu tidak jelas,” tambah beliau.  


Inilah, kata Habib Luthfi, salah satunya yang akan beliau lakukan nanti. Yakni mencoba memberi pemahaman masyarakat.


“Kitacoba sedikit menggeser dari pandangan masyarakat.  Kalau perlu punya tim perbulan sekali atau dua bulan sekali masuk ke pesantren atau dunia Pendidikan, minta pendapat dari para tokoh,” kata Habib Lutfi.


Habib Luthfi sendiri dikukuhkan oleh BNPT pada kamis lalu  (30/12) lalu. Pengukuhan itu dilakukan saat  Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli sowan ke tempat beliau, sekaligus pembentukan Gugus Tugas Pemuka Agama.


Gugus Tugas ini, kata Boy Rafli, bertujuan untuk menyampaikan pesan perdamaian di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia.


“Tokoh agama juga berperan dalam mengajarkan pemahaman agama yang moderat serta menjunjung nilai-nilai kebangsaan,” papar Boy Rafli dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/1/2022) sebagaiman dikutip dari situs resmi BNPT.


Tugas tim ahli ini, berdasarkan keterangan BNPT, berperan melakukan kajian dan memberikan saran pertimbangan kepada BNPT dalam rangka Menyusun stratgi, kebijakan dan program nasional.


Selain Gugus Tugas yang membawa bidang Agama, BNPT kini punya 10 kelompok ahli. 


Mulai dari bidang sosiologi, psikologi, hukum hubungan internasional dan terorisme. [Democrazy/ktv]