Gibran-Kaesang Dilaporkan ke KPK, Respons Istana: Pak Jokowi Tak Pernah Berpikir Perkaya Keluarga | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News -->

Breaking

logo

Sabtu, 15 Januari 2022

Gibran-Kaesang Dilaporkan ke KPK, Respons Istana: Pak Jokowi Tak Pernah Berpikir Perkaya Keluarga

Gibran-Kaesang Dilaporkan ke KPK, Respons Istana: Pak Jokowi Tak Pernah Berpikir Perkaya Keluarga

Gibran-Kaesang Dilaporkan ke KPK, Respons Istana: Pak Jokowi Tak Pernah Berpikir Perkaya Keluarga

DEMOCRAZY.ID - Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini, menyatakan Presiden Joko Widodo tidak pernah berpikir untuk memanfaatkan instrumen negara guna memperkaya keluarga.


Hal itu disampaikan merespons langkah Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun yang melaporkan putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, ke KPK atas dugaan korupsi dan pencucian uang.


"Tidak ada sedikit pun pikiran dari Pak Jokowi untuk memperkaya diri, keluarga, melalui instrumen negara," ujar Faldo dalam agenda diskusi di Jakarta, Sabtu (15/1).


Namun demikian, Faldo menyerahkan sepenuhnya hal itu ke mekanisme hukum.


"Jika terbukti, kita lihat bagaimana mekanisme hukumnya. Namun, jika tidak terbukti, kita anggap saja ini ada bunga-bunga yang akan mekar jelang tahun-tahun politik," kata Faldo yang juga merupakan politikus PSI tersebut.


"Kita tunggu di APH (Aparat Penegak Hukum) ya, terlepas dari itu tidak ada sedikit pun pikiran dari pak Jokowi untuk memperkaya diri keluarga melalui instrumen negara," pungkasnya.


Sebelumnya, Dosen UNJ yang juga merupakan aktivis '98, Ubedilah Badrun, melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK atas dugaan korupsi dan pencucian uang. 


Laporan tersebut terkait dengan relasi bisnis kedua putra Jokowi tersebut dengan PT SM.


Gibran yang saat ini menjabat Wali Kota Solo mengaku tidak mempermasalahkan laporan tersebut. Ia menyatakan siap memberi keterangan apabila dipanggil KPK.


"Dilaporkan ya silakan dilaporkan. Kalau salah ya kami siap," ucap dia.


Putra sulung Presiden Jokowi ini mengaku tidak tahu-menahu duduk kasus yang diperkarakan. 


Sejak mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo di tahun 2019 lalu, Gibran melimpahkan urusan bisnis kepada adiknya, Kaesang Pangarep.


"Masalah pembakaran hutan nanti takon (tanya) Kaesang wae (saja)," katanya. [Democrazy/cnn]