Breaking

logo

12 Januari 2022

Bakal Tarik Utang Rp 991 T di 2022, Kemenkeu: Jangan Khawatir, Utang Kita Tetap Terkendali

Bakal Tarik Utang Rp 991 T di 2022, Kemenkeu: Jangan Khawatir, Utang Kita Tetap Terkendali

Bakal Tarik Utang Rp 991 T di 2022, Kemenkeu: Jangan Khawatir, Utang Kita Tetap Terkendali

DEMOCRAZY.ID - Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022, pemerintah berencana menarik utang baru senilai Rp 991,3 triliun. 


Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu pun memastikan bahwa besaran utang tersebut masih terkendali.


“Nah jangan khawatir di 2022 nanti utangnya juga akan terkendali,” ujar Febrio dalam Taklimat Media, Rabu (12/1). 


Adapun rasio utang pemerintah sempat naik sangat signifikan, dari 29 persen terhadap PDB di 2020 menjadi 39-40 persen terhadap PDB di tahun lalu. 


Namun Febrio mengeklaim di tahun ini tingkat utang tidak akan kembali naik, bahkan cenderung stagnan.


“Tapi kemudian 2022 mulai flat, hampir tidak naik lagi. Di situ akan kita lihat peluang untuk melakukan konsolidasi fiskalnya dengan lebih kredibel,” ujarnya.


Di sisi lain, Febrio mengatakan pemerintah juga berhasil mendongkrak penerimaan negara. 


Dengan penerimaan yang lebih tinggi, maka Febrio yakin pemerintah tidak perlu menarik utang baru yang lebih besar.


Kondisi tersebut pun menurutnya sudah mulai terjadi di 2021.


 Febrio mengatakan, sepanjang tahun lalu kebutuhan pembiayaan berkurang signifikan. Ia pun optimistis tren ini akan berlanjut di 2022.


Berkurangnya kebutuhan pembiayaan ini menurutnya disebabkan karena pemerintah melakukan pengelolaan utang dengan sangat hati-hati. 


Bahkan pemerintah dan Bank Indonesia juga melakukan tanggung renteng sehingga biaya bunga utang yang harus dibayarkan oleh pemerintah menjadi berkurang.


“Jadi di situ memang kelihatan sekali koordinasi antara fiskal dan moneter selama beberapa tahun ini. Dan ini tentunya merupakan kebiasaan yang sangat baik,” ujarnya.


Adapun hingga akhir November 2021 lalu, total utang pemerintah tercatat mencapai Rp 6.713,24 triliun atau setara 39,84 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).



Pada 4 Januari 2022 lalu, pemerintah juga telah menarik utang baru melalui skema lelang Surat Utang Negara (SUN). 


Hasilnya, pemerintah berhasil meraih Rp 25 triliun dari lelang tujuh seri SUN.


Penarikan SUN di awal tahun itu salah satunya untuk menutup defisit di APBN 2022 yang ditargetkan sebesar Rp 868 triliun atau 4,85 persen dari PDB. [Democrazy/kmpr]