Anggota DPR PDIP Diwajibkan Bagi Sembako Pakai Tas Bergambar Puan, Ini Alasannya | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News -->

Breaking

logo

Kamis, 23 Desember 2021

Anggota DPR PDIP Diwajibkan Bagi Sembako Pakai Tas Bergambar Puan, Ini Alasannya

Anggota DPR PDIP Diwajibkan Bagi Sembako Pakai Tas Bergambar Puan, Ini Alasannya

Anggota DPR PDIP Diwajibkan Bagi Sembako Pakai Tas Bergambar Puan, Ini Alasannya

DEMOCRAZY.ID - Seluruh anggota DPR Fraksi PDIP diwajibkan membagikan paket sembako di daerah pemilihan masing-masing dengan menggunakan tas bergambar Ketua DPR Puan Maharani di masa reses.


Anggota DPR Fraksi PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan kewajiban ini diterapkan agar ada keseragaman. 


Tas sembako yang dibagikan bergambar Puan sebagai Ketua DPR dan pembina Fraksi PDIP.


"Dibuat seragam dengan foto Mbak Puan Maharani sebagai Ketua DPR/Pembina Fraksi, dan foto anggota yang bersangkutan,"  kata Hendrawan kepada wartawan, Kamis (23/12).


Dia menyebut pembagian sembako ini sebagai bentuk solidaritas fraksi ke akar rumput. 


Dia menyebut pembagian sembako ini bagian dari program gotong royong berskala besar (PGRBB).


"Fraksi PDI-P DPR RI melakukan inisiatif konkret sebagai rangkaian ekspresi solidaritas kepada struktur partai dan masyarakat. Ini bagian dari program gotong royong berskala besar (PGRBB) yang berkali-kali kami suarakan. Kali ini program tersebut berupa pembagian beras/sembako," kata dia.


"Intinya ini bentuk solidaritas fraksi kepada jajaran struktur partai dan masyarakat di akar rumput," lanjut anggota Komisi XI DPR ini.


Hendrawan menambahkan sebenarnya kegiatan pembagian sembako sudah sering dilakukan oleh anggota fraksi PDIP secara perorangan. 


Namun, kali ini dibuat secara bersamaan saat reses agar koordinasi lebih baik.


"Pada kapasitas orang-per-orang, kegiatan tersebut sudah banyak dilakukan anggota fraksi. Kali ini dilakukan bersama-sama di masa reses. Dengan demikian harus dilakukan koordinasi yang rapi, karena ada sejumlah anggota di dapil yang sama. Kami berharap efektivitas bantuan menjadi lebih baik, dengan jangkauan yang lebih merata," tandas Hendrawan. [Democrazy/kmpr]