Setuju Pernyataan Luhut Soal Marak TKA China di Smelter, Rocky Gerung: Jokowi Memang Tak Peduli Pembentukan SDM! | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Minggu, 21 November 2021

Setuju Pernyataan Luhut Soal Marak TKA China di Smelter, Rocky Gerung: Jokowi Memang Tak Peduli Pembentukan SDM!

Setuju Pernyataan Luhut Soal Marak TKA China di Smelter, Rocky Gerung: Jokowi Memang Tak Peduli Pembentukan SDM!

Setuju Pernyataan Luhut Soal Marak TKA China di Smelter, Rocky Gerung: Jokowi Memang Tak Peduli Pembentukan SDM!


DEMOCRAZY.ID - Proyek infrastruktur dan smelter terus digenjot pemerintah, dengan terus menyerap banyak tenaga kerja.


Akan tetapi, faktanya saat ini pengangguran di Indonesia malah bertambah, di tengah megaproyek yang didengung-dengungkan rezim Jokowi.


Tentang banyaknya pengangguran di tengah mega-proyek yang dibangun dari dana utang pada asing ini menjadi sorotan pengamat dan oposisi rakyat.


Terbaru, terkait banyak dilibatkannya banyak tenaga kerja asing (TKI) asal China, diakui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.


Baca Juga: Jokowi Marah ke Pertamina dan PLN, Erick Thohir Buka Aib Presiden Jadi Penyebab


Luhut mengatakan, alasan dipilihnya TKA China lantaran sumber daya manusia (SDM) asal Indonesia yang kurang terampil bekerja di bidang tambang dan proyek smelter semakin banyak.


TKA di Indonesia asal China, diakui Luhut Binsar Pandjaitan baru-baru ini, memang bertambah banyak dalam beberapa tahun terakhir.


Adapun industri di Tanah Air yang cukup banyak menyerap TKA asal China adalah proyek tambang dan smelter.


Luhut menjelaskan, pekerja di bidang tambang dan smelter di beberapa perusahaan sulit menemukan SDM Indonesia yang kompeten.


Dari data Kementerian Ketenagakerjaan, pada 2019 ada 95.168 TKA yang bekerja di Indonesia.


Pernyataan Luhut ini langsung "disambar" Rocky Gerung dalam kanal YouTube Rocky Gerung.


Rocky Gerung ternyata mengamini logika Luhut terkait alasan mengundang TKA China untuk bekerja di Indonesia.


"Benar logika pak Luhut karena Presiden memang tidak peduli dengan pembentukan SDM," kata Rocky.


"Dia ingin supaya infrastruktur langsung terlihat makanya cari orang yang sudah terlatih untuk membangun," kata Rocky Gerung.


Menurut Rocky Gerung, jika memang pemerintah ingin adil, alih-alih membangun infrastruktur, seharusnya SDM dulu yang dibangun.


"Namun itu enggak mungkin terjadi, karena Presiden sendiri yang ingin segera memperlihatkan hasilnya tanpa perlu menunggu perencanaan dan pembangunan manusia Indonesia. Padahal, sebetulnya yang dimaksud dengan revolusi mental itu membangun kualitas SDM," ujar Rocky.


Oleh karena itu, Rocky menganggap jika pernyataan Luhut tersebut masuk akal.