Setuju Pernyataan Buya Syafii Maarif, Rocky Gerung: Pejabat & BUMN Kita Memang Rusak, Tapi Jokowi Melindungi Itu Semua! | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 11 November 2021

Setuju Pernyataan Buya Syafii Maarif, Rocky Gerung: Pejabat & BUMN Kita Memang Rusak, Tapi Jokowi Melindungi Itu Semua!

Setuju Pernyataan Buya Syafii Maarif, Rocky Gerung: Pejabat & BUMN Kita Memang Rusak, Tapi Jokowi Melindungi Itu Semua!

Setuju Pernyataan Buya Syafii Maarif, Rocky Gerung: Pejabat & BUMN Kita Memang Rusak, Tapi Jokowi Melindungi Itu Semua!

DEMOCRAZY.ID - Salah satu tokoh cendekiawan populer tanah air, Syafii Maarif baru-baru ini mengungkapkan kritik terhadap pemerintahan Jokowi di sebuah media nasional.


Syafii Maarif menyebut pemerintahan Jokowi tidak menterang di luar dan remuk di dalam hingga menuai respon pengamat politik Rocky Gerung.


Rocky Gerung yang juga merupakan seorang akademisi itu membenarkan kritik Syafii Maarif namun tak lupa memberikan sejumlah catatan khusus.


Rocky Gerung memberikan perumpamaan pemerintahan Jokowi saat ini layaknya sebuah keranjang apel yang busuk.


Dia menganalogikan, jika sebuah keranjang apel membusuk maka seluruh apel di dalamnya juga harus dianggap busuk, sehingga tak cukup jika hanya dibuang salah satunya saja.


"Betul itu kalau keranjang satu apel busuk maka harus dianggap seluruh apelnya busuk, nggak bisa dibuang satu aja," kata Rocky Gerung sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Kamis, 11 November 2021.


Rocky Gerung sangat setuju dengan apa yang dijelaskan Syafii Maarif dalam sebuah artikel yang ditulisnya di sebuah media massa nasional.


Dia membenarkan pernyataan yang menyebut bahwa BUMN dan sejumlah pejabat negara telah rusak, akan tetapi dia juga memberikan catatan bahwa Jokowi juga telah membungkam suara oposisi dengan menghisap kekuatannya dalam kabinet.


"Semua yang dicetuskan oleh Buya itu benar, BUMN rusak, pejabatnya brengsek, memang. Tapi, problemnya Pak Jokowi menghisap semua potensi kritik itu ke dalam kabinetnya, nggak ada lagi oposisi kan?," ujarnya.


Rocky Gerung juga menilai bahwa rusaknya BUMN dan pejabat serta orang-orang di sekeliling Jokowi semata-mata karena kesalahan mereka.


Menurutnya, Jokowi harus ikut bertanggung jawab karena dianggap menjadi biang keladi kerusakan tersebut dan membiarkannya berlanjut hingga kini.


"Karena itu nggak bisa disebut bahwa BUMN rusak, pejabat rusak, dan mereka yang mengelilingi Pak Jokowi. Jokowi sendiri yang undang kerusakan itu dan membiarkan kerusakan itu berlanjut," ucapnya.


Rocky Gerung sangat mengapresiasi upaya Syafii Maarif dalam memberikan perspektifnya terkait kinerja pemerintahan Jokowi.


Akan tetapi, dia juga mencatat bahwa Syafii Maarif lupa menyampaikan poin penting dari semua yang dijelaskannya, yakni pertanggungjawaban Jokowi sebagai Presiden RI di balik semua hal tersebut.


"Beliau berupaya untuk kasih perspektif, tapi dia gagal melihat bahwa keadaan yang dia terangkan itu justru memang tanggung jawab utamanya itu ada pada presiden," tuturnya. [Democrazy/kabes]