Oknum Polisi Ini Nyaris Dihajar Massa Gegara Minta Duit Rp200 Ribu Saat Tilang Pengendara Wanita | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Jumat, 12 November 2021

Oknum Polisi Ini Nyaris Dihajar Massa Gegara Minta Duit Rp200 Ribu Saat Tilang Pengendara Wanita

Oknum Polisi Ini Nyaris Dihajar Massa Gegara Minta Duit Rp200 Ribu Saat Tilang Pengendara Wanita

Oknum Polisi Ini Nyaris Dihajar Massa Gegara Minta Duit Rp200 Ribu Saat Tilang Pengendara Wanita

DEMOCRAZY.ID - Oknum polisi berinisial P berpangkat Bripka nyaris dihajar massa lantaran meminta sejumlah uang kepada pengendara motor yang ditilangnya. 


Peristiwa keributan tersebut terjadi di Jalan dr Mansur, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Kamis (11/11) dan sempat terekam kamera warga.


Dalam rekaman video yang beredar di media sosial (medsos),  terlihat oknum polisi tersebut dikepung warga yang meminta penjelasan atas aksinya.


Diketahui kejadian tersebut bermula saat seorang pengendara perempuan yang melintas dari arah Jalan Dr Mansur Medan menuju Jalan Setia Budi dihentikan oleh oknum polisi P.


Korban diminta untuk menunjukkan surat-surat kelengkapan kendaraan bermotor berupa STNK dan SIM. 


Namun karena diduga tidak lengkap, oknum polisi P lantas meminta sejumlah uang kepada korban. 


"Sewaktu kami duduk-duduklah di depan sana,  si cewek pengendara lewat. Tiba-tiba dicegat sama polisi ini. Ya kami awalnya ga tau, kami tengokin aja. Terakhir ada kawan bilang, bang itu polisi sering kek gitu sama perempuan katanya," ujar salah saksi di tempat kejadian, yang dilihat dari akun Instagram Buletinmedan, Jumat (12/11/2021).


Ia melanjutkan, setelah itu sejumlah warga langsung mendatangi oknum polisi tersebut. 


"Kami datangi lah, kami tanya, bapak polisi, bisa lihat KTA-nya, langsung dia mau start lari sementara dia udah bawa kunci kereta (red: motor) cewek itu. Terus dia udah bawa uang 200 ribu, lalu uangnya dibuang. Kita ga tahulah disini kan rame siapa yang ngambil," sambungnya


Warga yang geram dengan aksi main kabur tersebut kemudian mengejar dan menangkap oknum polisi P. 


Tak hanya itu, sebagian warga juga berteriak polisi gadungan hingga mengundang amarah massa. 


Massa yang mengamuk kemudian membawanya ke pos siskamling. 


Di sana oknum polisi itu dimintai keterangan.Dari pengakuannya ia bukanlah polisi gadungan, melainkan polisi asli. 


"Dari pengakuannya dinas di Polsek Delitua," ujar saksi. 


Sementara itu Kapolsek Delitua AKP Zulkfli Harahap yang dikonfirmasi, membenarkan Bripka P merupakan personelnya. Dia diketahui bertugas di SPKT Polsek Sunggal. 


"Iya tugas di SPKT Delitua, terimakasih informasinya," ujarnya. [Democrazy/indo]