Mural Jokowi Dekat Toilet di Binjai Milenial Market Dipermasalahkan, Intel Polisi Langsung Lakukan Penyelidikan | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 17 November 2021

Mural Jokowi Dekat Toilet di Binjai Milenial Market Dipermasalahkan, Intel Polisi Langsung Lakukan Penyelidikan

Mural Jokowi Dekat Toilet di Binjai Milenial Market Dipermasalahkan, Intel Polisi Langsung Lakukan Penyelidikan

Mural Jokowi Dekat Toilet di Binjai Milenial Market Dipermasalahkan, Intel Polisi Langsung Lakukan Penyelidikan

DEMOCRAZY.ID - Peletakan mural Presiden Joko Widodo (Jokowi) di dekat toilet saat pembukaan Binjai Milenial Market (BMM), Binjai, Sumatera Utara (Sumut), bikin heboh. Polisi turun menyelidiki hal itu.


"Sat Intel sedang menyelidiki hal itu," kata Kasubbag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting saat dimintai konfirmasi, Rabu (17/11/2021).


Siswanto menyebut pihaknya sudah memanggil pengelola BMM. Namun dia belum menjelaskan hasil dari pemanggilan tersebut.


"Sudah dilakukan upaya undangan untuk pengelola, akan tetapi humas belum mendapat rilis laporannya," jelas Siswanto.


Peletakan Mural Jokowi Dekat Toilet Dinilai Tak Etis


Peletakan mural Presiden Jokowi di dekat toilet itu disebut terjadi pada saat pembukaan Binjai Milenial Market. 


Polemik ini juga direspons Ketua Komisi A DPRD Sumut Hendro Susanto.


"Yang kita temukan di lokasi dan berdasarkan pengakuan dari pengunjung dan dibenarkan oleh pemilik BMM, polemik lainnya yaitu penempatan lukisan mural Presiden RI Joko Widodo pada bagian belakang yang kebetulan berdekatan dengan pintu masuk kamar mandi," kata Hendro saat dihubungi.


Hendro mengatakan hal itu seharusnya tidak terjadi. Mengingat Presiden Jokowi yang merupakan simbol dari negara Indonesia.


"Ini sungguh terlalu karena telah menempatkan sesuatu pada tempatnya. Foto Presiden bagian dari simbol negara," ucap Hendro.


Selain soal mural, penampilan dua waria dengan menggunakan rok di atas lutut pada pembukaan di tengah kerumunan warga menjadi sorotan. 


Penampilan dua waria itu disesalkan karena turut disaksikan oleh anak di bawah umur.


Dalam acara itu, turut ditampilkan dua waria sebagai penghibur acara yang terlihat berjoget dan bernyanyi di tengah-tengah pengunjung. 


Keduanya terlihat menggunakan rok dengan panjang di atas lutut.


Tidak hanya menampilkan waria, pembukaan BMM itu juga dihadiri banyak warga. Terlihat terjadinya kerumunan warga saat kegiatan itu.


Pembukaan tempat nongkrong yang berada di Lapangan Asrama, Kebun Lada 121, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binia Utara, itu dilakukan pada Sabtu (13/11). 


Terkait peristiwa ini, Polres Binjai awalnya memastikan tidak ada izin keramaian yang dikeluarkan saat acara itu berlangsung.


"Bahwa dalam acara/kegiatan tersebut Polres Binjai tidak ada mengeluarkan surat izin keramaian," kata Kasubbag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting saat dikonfirmasi kemarin. [Democrazy/dtk]