-->

Breaking

logo

30 November 2021

Disebut Sudah Tak Sejalan dengan Prabowo, Fadli Zon Kemungkinan Besar Bakal Pindah ke Partai Ini

Disebut Sudah Tak Sejalan dengan Prabowo, Fadli Zon Kemungkinan Besar Bakal Pindah ke Partai Ini

Disebut Sudah Tak Sejalan dengan Prabowo, Fadli Zon Kemungkinan Besar Bakal Pindah ke Partai Ini

DEMOCRAZY.ID - Sosok anggota DPR RI fraksi Gerindra Fadli Zon sedang jadi sorotan publik seusai ditegur oleh ketua partainya langsung yaitu Prabowo Subianto gara-gara dinilai keras mengkritik pemerintah.


Setelah sempat hilang dan kini muncul lagi di media sosial, muncul kabar bahwa Fadli Zon sudah dilirik oleh beberapa parpol untuk diajak bergabung dan meninggalkan Gerindra.


Juru bicara Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya sempat membuka pintu bagi Fadli Zon untuk begabung ke dalam partai besutan Amien Rais itu. 


Selain itu, mantan politisi PKS Fahri Hamzah juga acap kali mencari-cari Fadli Zon di media sosial sehingga memunculkan dugaan bahwa Fadli mungkin saja berpindah partai dari Gerindra ke Gelora.


"Mungkin saja (ada keinginan pindah ke partai Gelora), karena Pak Fadli merupakan tokoh yang sudah punya dukungan nasional," jelas Arie Putra, Pendiri Total Politik Minggu (28/11/2021).


Arie Putra menyebut, Fadli Zon adalah sosok yang namanya cukup diperhitungkan untuk bisa mendongkrak suara sebuah partai baru.


"Apalagi, politik Menhan Prabowo sudah berbeda dengannya. Pak Prabowo semakin menikmati posisi politiknya hari ini," ujarnya.


Menurut Arie Putra Fadli Zon sudah tidak sejalan lagi dengan pimpinan partainya yaitu Prabowo Subianto. 


Ia menilai ada perbedaan visi misi antara Prabowo Subianto dan Fadli Zon yang bisa menjadi penyebab utama kemungkinan Fadli Zon pindah ke partai lain.


"Prabowo sudah bermain di antara elite-elite, berbeda dengan dulu yang lebih banyak bertemu dengan kelompok massa," jelasnya.


"Ini ujian juga untuk Beliau, yang ingin menapak jalan politik yang lebih tinggi," tandansya.


Meskipun sempat puasa bermedia sosial, baru-baru ini Fadli Zon muncul kembali di media sosial Twitter dan melakukan kritik kepada UU Cipta Kerja Omnibus Law.


Ia bahkan dilaporkan oleh mantan politisi PKPI Teddy Gusnaidi ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI akibat cuitan 'invisible hand' terkait UU Cipta Kerja yang diunggah Fadli beberapa waktu lalu. [Democrazy/sra]