Pendapatan Pengemis Bisa Capai Belasan Juta Rupiah, Begini Kalkulasi Warganet yang Lagi Viral | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 27 Oktober 2021

Pendapatan Pengemis Bisa Capai Belasan Juta Rupiah, Begini Kalkulasi Warganet yang Lagi Viral

Pendapatan Pengemis Bisa Capai Belasan Juta Rupiah, Begini Kalkulasi Warganet yang Lagi Viral

Pendapatan Pengemis Bisa Capai Belasan Juta Rupiah, Begini Kalkulasi Warganet yang Lagi Viral

DEMOCRAZY.ID - Seorang pengguna akun Facebook Koko Roberth menganalisis pendapatan pengemis yang kerap mangkal di lampu merah setiap harinya.


Postingan Koko kini telah disebar diberbagai media sosial, termasuk di Instagram. Salah satu yang ikut menyebarkan adalah pengguna akun Instagram @lambeonlen.


Dalam postingan itu, Koko mengatakan bahwa seorang yang bekerja sebagai buruh hingga kepala desa upahnya bisa kalah dengan pengemis di lampu merah.


"Kalian tahu gak sih? Kalian yang sebagai pegawai pabrik, ART, bahkan kalian yang menjadi PNS atau kepala desa, gaji kalian masih setengahnya dari para pengemis lampu merah," tutur Koko sebagaimana dikutip pada Rabu (26/10/2021).


Koko kemudian membeberkan cara kerja pengemis. Dia mengatakan, pengemis akan beraksi setiap lampu merah menyala. 


Dia melanjutkan, lampu merah akan menyala kurang lebih 30 sampai 33 kali setiap jamnya.


"Jika kita ambil sedikitnya Rp2.000 x 1 kali lampu merah, berarti dalam sejam dia (pengemis) bisa mengumpulkan setidaknya Rp60 ribu," ujar Koko.


Masih kata Koko, apabila seorang pengemis beraksi selama sembilan jam maka dalam sehari penghasilannya rata-rata Rp540 ribu.


"Kalau satu minggu 7 x Rp540 ribu totalnya Rp3,78 juta. Sedangkan kalau sebulan 30 x Rp540 ribu, totalnya Rp16,2 juta. Berminat jadi pengemis?," beber Koko.


Pengguna akun Instagram @lambeonlen tampaknya belum percaya dengan hitungan Koko. Dia kemudian bertanya ke warganet apakah yang disampaikan Koko merupakan realita atau fiksi semata.


"Fiksi atau fakta?" tulis @lambeonlen.


Menyikapi itu, banyak warganet yang membenarkan pernyataan Koko. Bahkan ada seorang warganet bercerita kalau rekannya bekerja sebagai pengemis dan penghasilannya Rp300 ribu perhari.


"Fakta min, temen saya ngamen jadi boneka badut, sehari dapet Rp300 ribu,dia bilang lagi sepi," tutur pengguna akun Instagram @putra_sanggom.


"Ya Allah, gue mah tiap ada badut gitu kasian kadang pernah gue kasih Rp100 ribu. Ternyata banyakan duit dia," timpal pengguna akun Instagram @nengira_widuri.


"Buset Rp300 lagi sepi. Apalagi lagi rame, sekarang suka mikir dua kali kalau mau ngasih ke pengemis atau badut di jalan karena penghasilan mereka gede," balas akun Instagram @msyamsul21.


Pengguna akun Instagram @meinarkurnia juga menceritakan kisahnya ketika menjadi pegawai di sebuah minimarket. 


Di mana dia pernah menemui seorang pengemis selalu menukarkan uang receh dengan nominal cukup besar.


"Dulu waktu kerja di minimarket, tiap jam 4 sore ada ibu ibu yang selalu nukerin duit receh, nominalnya bisa 400-500 ribu sehari, iseng nanya berangkat jam berapa bu, katanya tiap abis subuh dan itu tiap hari ya, liburnya kalo pulang kampung aja," tuturnya.


"Daerah ku sehari ada (pengemis) yang dapat Rp3 juta sehari. Paling sepi banget Rp700 ribu sehari. Gua kerja 12 jam Rp 80 ribu sehari, Itu juga masih kena potongan BPJS tiap bulan," timpal pengguna akun @amoursdewa.


"Di Bogor pernah ada kejadian pengemis lampu merah ditangkep Satpol PP, si pengemis naik mobil aAvanza, terus dia pakai sopir yang gajinya Rp 3 juta sebulan, search saja di Google," ujar pengguna akun @anggorojati. [Democrazy/akurat]