Gak Terima Dituding Penista Agama, Nikita Mirzani Ngaku Punya Amalan 'Tiket Surga' | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Jumat, 29 Oktober 2021

Gak Terima Dituding Penista Agama, Nikita Mirzani Ngaku Punya Amalan 'Tiket Surga'

Gak Terima Dituding Penista Agama, Nikita Mirzani Ngaku Punya Amalan 'Tiket Surga'

Gak Terima Dituding Penista Agama, Nikita Mirzani Ngaku Punya Amalan 'Tiket Surga'

DEMOCRAZY.ID - Gegara dituding melecehkan bacaan sholat, Nikita Mirzani dikaitkan dengan penista agama. 


Tak terima disebut demikian, Niki membeberkan sejumlah fakta.


Awal mula Nikita Mirzani dituding sebagai penista agama adalah ketika video yang memperlihatkan dia mengucapkan niat sholat sambil tertawa. 


Selain itu, dia juga tidak dalam kondisi akan sholat. Soal itu, Niki mengaku videonya sudah diedit.


Nikita Mirzani Jawab Tudingan Penista Agama


Nikita Mirzani menjawab soal tudingan melecehkan bacaan sholat hingga disebut menista agama. 


Hal tersebut turut dikomentari oleh seorang ustaz di stasiun TV. 


“Maksudnya gini kalau merasa orang pintar harusnya melihat full videonya jangan diwawancara sama stasiun TV yang saya blacklist juga ngomong tentang itu. Patut dipertanyakan ustaz apa ini. Kalau ustaz yang baik tidak akan keluar omongan seperti itu,” katanya dalam tayangan Youtube KH Infotainment, Jumat, 29 Oktober 2021. 


Dia mempersilakan publik melihat versi video lengkapnya yang dia unggah di Instagram.


Soal tudingan penista agama, Nikita Mirzani menyangkal. 


“Terserah mau bilang salah persepsi kek, yang jelas saya tidak pernah menista agama mana pun apalagi agama yang saya anut.”


Jalankan Kewajiban Sebagai Muslim


Sebagai umat muslim, Niki menjalankan kewajibannya hanya tidak diumbar yang banyak beredar justru berita negatif. 


“Bahkan saya nyuruh anak saya sholat, saya juga sholat. Tapi kan sholat saya enggak diumbar.”


Ternyata diam-diam Niki melakukan sejumlah amal yang disarankan bagi umat muslim, seperti membangun masjid hingga menyantuni mereka yang berhak. 


“Coba deh, dari sekian banyak wartawan yang ada di Indonesia ini pernah enggak memberitain tentang Nikita bangun masjid, Nikita bayar gaji guru honorer tiap bulan selama bertahun-tahun, Nikita punya anak asuh ada kurang lebih 250, Nikita ngebantu saat Sukabumi ada longsor sekitar 500 kepala keluarga yang saya bantu.”


Menurut dia kebaikan seperti itu tidak pernah diberitakan, melainkan hanya menguliti sisi negatifnya saja. 


“Enggak pernah diberitain kan, yang diberitain yang jelek-jelek terus. Tapi ya enggak apa-apa karena orang sini demen sama huru-hara,” tutupnya. [Democrazy/hops]