Akui Tak Takut Didemo, Mensos Risma: Kalau pun Saya Harus Mati, Saya Ikhlas | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 14 Oktober 2021

Akui Tak Takut Didemo, Mensos Risma: Kalau pun Saya Harus Mati, Saya Ikhlas

Akui Tak Takut Didemo, Mensos Risma: Kalau pun Saya Harus Mati, Saya Ikhlas

Akui Tak Takut Didemo, Mensos Risma: Kalau pun Saya Harus Mati, Saya Ikhlas

DEMOCRAZY.ID - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengakui telah mendengar dirinya akan didemo oleh pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) saat kunjungan kerja di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (13/10/2021). 


Namun Risma menyatakan tidak takut dan mengaku ikhlas jika dirinya mati dalam tugas menyalurkan bansos kepada orang yang membutuhkan.


"Saya juga denger, saya ke sini akan didemo, tapi saya tidak takut, karena ini tugas saya. Kalau pun saya harus mati di sini, saya ikhlas," kata Risma dalam video yang diunggah akun YouTube resmi Ditjen Linjamsos dengan judul "Mensos Risma Didemo di Lombok Timur, Ini Katanya Kepada Pendamping PKH", Rabu (13/10/2021).


Hal ini disampaikan Risma usai menceramahi sejumlah pendamping PKH karena banyak keluarga penerima manfaat (KPM) belum mendapatkan bansos akibat kartu terblokir lantaran tiga bulan lebih tidak diambil. 


Para pendamping PKH dinilai Risma diam saja dan tidak mengedukasi masyarakat.


"Mereka ga terima, itu kenapa? itu karena tiga bulan lebih gak terima, kemudian secara otomatis diblokir karena tiga bulan udah gak boleh. Tapi kalian diam saja, gimana kita mau omong amanah," katanya.


Risma menjelaskan, maksud kedatangannya ke Lombok Timur ingin menemui KPM yang belum menerima bantuan. 


Karena itu ia tidak takut sedikit pun dengan unjuk rasa tersebut.


"Makanya saya tadi ngomong, saya gak takut, paling berat saya mati," katanya.


Pada video yang berdurasi kurang lebih 16 menit ini, Risma meminta pendamping PKH untuk mencari KPM yang belum menerima bansos. 


Ia pun telah menyewa mobil dan turut memastikan semua dapat menerima bansos pada hari itu.


"Sekarang saya minta karena ini banyak sekali di sini yang belum cair. Saya akan sewakan mobil, kalian cari semuanya yang belum terima KKS, yang belum terima uang, kita akan cair kan di sini. Saya tunggu sampai jam berapa pun, udah jalan," katanya. [Democrazy/sindo]