Soroti Kegagalan Jokowi dkk, Rocky Gerung Sindir Pikiran Jadul Ngabalin: Nanti Otak Dia Berasap, Lalu Sorbannya Terbakar! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Minggu, 22 Agustus 2021

Soroti Kegagalan Jokowi dkk, Rocky Gerung Sindir Pikiran Jadul Ngabalin: Nanti Otak Dia Berasap, Lalu Sorbannya Terbakar!

Soroti Kegagalan Jokowi dkk, Rocky Gerung Sindir Pikiran Jadul Ngabalin: Nanti Otak Dia Berasap, Lalu Sorbannya Terbakar!

Soroti Kegagalan Jokowi dkk, Rocky Gerung Sindir Pikiran Jadul Ngabalin: Nanti Otak Dia Berasap, Lalu Sorbannya Terbakar!

DEMOCRAZY.ID - Pengamat politik Rocky Gerung menyebut bahwasanya pemerintahan Joko Widodo alias Jokowi gagal.


Ia lantas menyinggung pola pikir Ali Ngabalin dan membawa-bawa perihal sorban dan isi otaknya.


Rocky memberikan komentarnya terhadap pernyataan Ali Mochtar Ngabalin yang mempertanyakan apa variabelnya jikalau menilai pemerintahan gagal tangani pandemi Covid-19.


Mantan Dosen di Universitas Indonesia (UI) itu pun sempat menertawakan Ali Ngabalin dan bertanya-tanya apakah dirinya mengerti definisi dari variabel yang sebenarnya itu apa.


Rocky juga menyebut Tenaga Ahli Utama KSP tersebut sedang berupaya untuk bisa menjadi akademisi di depan publik.


Dari hasil analisisnya, Rocky berkata sudah dapat memastikan bahwa pemerintahan di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang sudah gagal.


“Loser room variabel itu yang dikemudian dikompilasi dengan data indeks internasional tentang HAM yang turun, indeks disparitas yang melonjak,” ujarnya.


“Semua itu adalah hasil dari variabel sehingga berubah menjadi konstanta. Konstantanya berbunyi Jokowi gagal, dasarnya apa? Ya semua variabel tadi,” papar Rocky.


“Ini Ngabalin jadul enggak ngerti cara berpikir. Dia masih menunggu apa variabelnya. Variabelnya udah dirumuskan di awal sehingga timbul kesimpulan bahwa Jokowi adalah pemerintah yang gagal.”


Lebih lanjut, Rocky mengira bahwa pola pikir Ali Ngabalin belum bisa mencapai ke ranah metodologis, tetapi kepastian Istana sudah bisa dibatalkan oleh konstanta-konstanta internasional.


Selain itu, sorban Ali Ngabalin dianggap Rocky bisa saja terbakar karena tidak mengerti apa yang sudah diterangkannya secara rumit dan mendalam.


“Tapi kalau kita terangkan dengan bahasa yang rumit ini, nanti Ngabalin berasap otaknya lalu sorbannya terbakar kan, kepalanya panas dan berasap pula. Kan, bahaya,” tandas Rocky Gerung sambil tertawa kecil. [Democrazy/kmp]