Soroti Buruknya Kebijakan Jokowi, Rocky Gerung: MPR Harus Gelar Sidang Istimewa Pemanggilan Presiden! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Senin, 09 Agustus 2021

Soroti Buruknya Kebijakan Jokowi, Rocky Gerung: MPR Harus Gelar Sidang Istimewa Pemanggilan Presiden!

Soroti Buruknya Kebijakan Jokowi, Rocky Gerung: MPR Harus Gelar Sidang Istimewa Pemanggilan Presiden!

Soroti Buruknya Kebijakan Jokowi, Rocky Gerung: MPR Harus Gelar Sidang Istimewa Pemanggilan Presiden!

DEMOCRAZY.ID - Seorang pengamat politik Rocky Gerung memberikan saran kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk menggelar sidang istimewa pemanggilan presiden.


Hal itu lantaran Rocky menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa mengeluarkan kebijakan yang baik untuk memberikan solusi atas pandemi saat ini.


“Mestinya MPR ini bikin sidang istimewa untuk panggil presiden,” ucapnya melalui kanal Youtube Rocky Gerung, Senin, 9 Agustus 2021.


Ia meminta kepada MPR untuk memakai hak dasarnya sebagai lembaga yang juga mewakili rakyat untuk melakukan interpelasi kepada presiden.


“Kenapa tidak bisa bikin solusi jika harus minta dari rakyat solusinya? Kan ini ketua MPR dia mewakili rakyat, dia mestinya interpelasi presiden kan? Kalau ada kebijakan pemerintah yang buruk, pakai hak dasar Anda yang kami berikan,” sambungnya.


Ia mengkritik kebijakan presiden yang hanya fokus dalam penanganan pandemi di pulau Jawa, sehingga menurutnya data pandemi yang ada di luar Jawa tidak begitu akurat.


Lebih lanjut, ia pun mengatakan bahwa pemerintah tidak perlu cemas terkait kenaikan positivity-rate, asalkan diimbangi dengan solusi yang tepat.


“Kita nggak perlu terlalu khawatir kalau positivitiy rate-nya naik karena kita percaya bahwa itu bisa ditangani,” ujarnya.


“Kan ini fokusnya ke Jawa terus, kalau episentrumnya pindah ke lokal-lokal di daerah (luar Jawa) itu kan kelabakan lagi pemerintah,” tambahnya.


“Akibatnya, laporan yang rinci dan jujur itu nggak diperoleh pemerintah pusat karena tenaga kesehatannya juga ASN, mau ditegur atasannya?,” jelasnya. [Democrazy/str]