Polisi Tak Berikan Izin, HMI Muis Beri Kepastian Kelanjutan Aksi Demo di Istana-DPR | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Jumat, 06 Agustus 2021

Polisi Tak Berikan Izin, HMI Muis Beri Kepastian Kelanjutan Aksi Demo di Istana-DPR

Polisi Tak Berikan Izin, HMI Muis Beri Kepastian Kelanjutan Aksi Demo di Istana-DPR
Polisi Tak Berikan Izin, HMI Muis Beri Kepastian Kelanjutan Aksi Demo di Istana-DPR

DEMOCRAZY.ID - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pimpinan Pj Ketua Umum Abdul Muis Amiruddin akan melaksanakan demonstrasi siang hari ini. 


Meski, Polda Metro Jaya disebut tidak memberikan izin atas demo tersebut.


"(Surat pemberitahuan) Sudah. Tapi memang pihak Polda juga tetap pada pemahaman bahwa mereka tidak memberikan izin unras (unjuk rasa)," kata Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda, PB HMI pimpinan Abdul Muis Amiruddin, Rich Hilman Bimantika, saat dihubungi, Jumat (6/8/2021).


Menurut Hilman, secara aturan, kelompok yang aksi hanya memberikan surat pemberitahuan kepada Polda Metro Jaya. 


Aturan yang dimaksud oleh Hilman adalah UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.


"Tapi kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum itu kan sudah dijamin dalam konstitusi negara kita. Ditambah lagi dalam UU juga hanya meyebut kita cukup melakukan pemberitahuan saja," katanya.


Baginya, hal terpenting adalah demonstrasi dengan damai. 


Dia menyebut, massa aksi demo akan tertib dan tidak merusak fasilitas umum dan lainnya.


"Yang terpenting, kami unras hari ini tertib dan tidak membuat kerusakan. Karena aksi unras kami adalah aksi damai," ucapnya.


Sampai saat ini, Hilman belum mengetahui jumlah massa yang akan terlibat aksi. 


"Untuk jumlah pastinya saya belum bisa pastikan berapa. Paling nanti baru bisa dilihat ketika sudah di lapangan," katanya.


Diketahui, PB HMI pimpinan Abdul Muis Amiruddin bakal menggelar demonstrasi di depan Istana Merdeka, Jakarta pada pukul 13.00 WIB. 


Rencana demonstrasi di masa PPKM Level 4 ini disorot publik lewat viralnya surat Instruksi PB HMI Nomor 144/A/Sek/12/1442. Instruksi itu dibantah oleh HMI kubu Ketua Umum Raihan Ariatama.


Dalam surat instruksi tersebut, HMI kubu Muis menyatakan bahwa jelang dua tahun kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin yang disambut krisis akibat COVID-19, pemerintahan Jokowi telah gagal dalam pemenuhan hak-hak warga Indonesia. 


Mereka menyerukan aksi #AgustusMerdeka, isinya adalah kajian persoalan bangsa akibat kegagalan Jokowi-Ma'ruf, serta melakukan unjuk rasa serentak tanggal 6, 13, dan puncaknya pada 16 Agustus 2021. Belakangan, ada pula tagar #JokowiGameOver selain #AgustusMerdeka.


Soal demonstrasi, Muis sendiri sudah berjanji HMI akan menjaga protokol kesehatan pencegahan COVID-19. 


"Tentu yang pertama tetap menaati protokol kesehatan," kata Muis, Rabu (4/8) kemari. [Democrazy/vv]