Lihat Nih! Ketua DPRD Tangerang 'Kicep' Saat Diledek Najwa Shihab Soal Batalnya Beli Baju Dinas Louis Vuitton | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Senin, 16 Agustus 2021

Lihat Nih! Ketua DPRD Tangerang 'Kicep' Saat Diledek Najwa Shihab Soal Batalnya Beli Baju Dinas Louis Vuitton

Lihat Nih! Ketua DPRD Tangerang 'Kicep' Saat Diledek Najwa Shihab Soal Batalnya Beli Baju Dinas Louis Vuitton

Lihat Nih! Ketua DPRD Tangerang 'Kicep' Saat Diledek Najwa Shihab Soal Batalnya Beli Baju Dinas Louis Vuitton

DEMOCRAZY.ID - Beberapa waktu lalu sempat heboh berita soal anggaran pakaian dinas DPRD Tangerang yang menghabiskan dana hingga bermilyaran rupiah. 


Rupanya penyebab anggaran bengkak tersebut lantaran bahan pakaian dinas dipesan melalui brand ternama Louis Vuitton .


Hal tersebut pun menarik perhatian Najwa Shihab untuk mempertanyakan kelanjutan anggaran tersebut langsung kepada Ketua DPRD Tangerang , Gatot Wibowo. 


Najwa mengungkapkan bagaimana ide baju LV tersebut muncul sehingga membuat masyarakat heboh.


"Bikin heboh nih anda dan teman-teman mau beli baju baru aja heboh nih Pak Gatot, darimana idenya kok sampai naik dua kali lipat, itu baju seperti apa ya pak satu orang bisa Rp5 Juta tuh?" tanya Najwa Shihab.


Gatot pun meminta maaf soal berita keramaian tersebut. Ia merasa menyesal lantaran anggaran baju dinas tersebut menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat Indonesia.


"Baik yang pertama, saya mewakili teman-teman DPRD meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia khusunya masyarakat Kota Tangerang terkait menimbulkan kegaduhan untuk pengadaan seragam DPRD Kota Tangerang," ungkapnya.


Ketua DPRD itu pun mengungkapkan jika masih terdapat hal yang terselip di dalam anggaran tersebut sehingga masih harus dikoreksi kembali. 


Ia pun mengungkapkan jika anggaran baju dinas tersebut kini telah dibatalkan.


"Ini ternyata masih ada yang terselip untuk pengadaan baju dinas yang mengalami refund pada hari ini. Namun, kali ini DPRD sepakat pada hasil rapat bersama teman-teman fraksi dan pimpinan komisi untuk pengadaan baju dinas kita batalkan," jelasnya.


Najwa pun menanyakan kembali apakah jika hal tersebut tidak heboh akan tetap dilaksanakan dengan anggaran yang membengkak tersebut. 


Gatot kemudian mengatakan jika pakaian dinas tersebut memang sudah menjadi fasilitas bagi wakil rakyat, hanya saja momentum pandemi menjadi kendala yang tidak pas. [Democrazy/idz]