Jejak Digital Sekretariat Kabinet Jadi Sorotan, Akidi ‘Prank of The Year’ - Jokowi ‘Prank of The Century’ | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 04 Agustus 2021

Jejak Digital Sekretariat Kabinet Jadi Sorotan, Akidi ‘Prank of The Year’ - Jokowi ‘Prank of The Century’

Jejak Digital Sekretariat Kabinet Jadi Sorotan, Akidi ‘Prank of The Year’ - Jokowi ‘Prank of The Century’

Jejak Digital Sekretariat Kabinet Jadi Sorotan, Akidi ‘Prank of The Year’ - Jokowi ‘Prank of The Century’

DEMOCRAZY.ID - Netizen @BossTemlen mendadak curi perhatian netizen setelah dirinya mengunggah sebuah cuitan yang menyinggung soal Akidi Tio, Presiden Jokowi, hingga mobil Esemka.


“Prank of the year: Akidi 2 T. Prank of the century: Mukidi 11 ribu T. Prank of the legend: Esemka,” cuitnya.


Sontak, cuitan tersebut menuai 41 komentar, 493 retweet, dan 1.500 like hingga 4 Agustus 2021 pukul 18.50 WIB.


Tidak hanya itu, cuitan tersebut juga mengundang perhatian salah satu kader Partai Demokrat yakni Jovan Latuconsina.


Lantas, Jovan Latuconsina pun menelusuri sumber informasi tersebut agar tidak menimbulkan fitnah di tengah masyarakat.


Ia pun berhasil menemukan cuitan lawas Sekretariat Kabinet terkait uang Rp 11 ribu triliun.


Dalam cuitan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa uang tersebut disimpan di luar negeri.


“Datanya sudah ada, Presiden Jokowi: uang kita yang disimpan di luar negeri Rp 11.000 Triliun,” cuit Sekretariat Kabinet pada 26 November 2016.


Lantas, Jovan Latuconsina pun turut mempertanyakan terkait kebenaran data uang tersebut.


“Ini bukan prank juga kan?,” tanya Jovan Latuconsina kepada Presiden Jokowi, seperti dikutip dari akun Twitternya, Rabu, 4 Agustus 2021.


Maka dari itu, Jovan Latuconsina meminta kepada para pendukung Presiden Jokowi untuk tidak marah dengan pertanyaannya tersebut.


“Cuma nanya. Jangan ngegas,” pungkasnya sambil menyematkan emoticon senyum.


Sebelumnya, Polda Sumsel telah mengamankan dan menetapkan anak Akidi Tio, Heryanti sebagai tersangka atas indikasi penipuan dalam sumbangan bantuan uang senilai Rp 2 triliun.


Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kombes Pol Ratno Kuncoro selaku Direktur Intelkam Polda Sumsel, Senin, 2 Agustus 2021. [Democrazy/adk]