Geram Dirinya Dituding Berlogika Sesat Usai Dukung TKA China, Ferdinand: Kalian Ini Jangan Sok Tau! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 11 Agustus 2021

Geram Dirinya Dituding Berlogika Sesat Usai Dukung TKA China, Ferdinand: Kalian Ini Jangan Sok Tau!

Geram Dirinya Dituding Berlogika Sesat Usai Dukung TKA China, Ferdinand: Kalian Ini Jangan Sok Tau!

Geram Dirinya Dituding Berlogika Sesat Usai Dukung TKA China, Ferdinand: Kalian Ini Jangan Sok Tau!

DEMOCRAZY.ID - Pegiat media sosial sekaligus mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean nampak kesal dengan tudingan sesat logika yang ditujukan kepadanya karena opininya soal TKA China masuk Indonesia.


Sebelumnya, Ferdinand mengatakan bahwa dengan masuknya TKA China, mereka bisa membantu menggerakkan perekonomian.


“TKA Cina itu berperan dlm menaikkan pergerakan ekonomi, beda sekali dgn yg cm jualan ayat,” tulis Ferdinand beberapa waktu lalu di Twitter miliknya.


Karena cuitannya itu, Ferdinand Hutahaean pun lantas dituding sesat logika oleh warganet dengan akun @Munir_Timur. 


Kata Munir, dengan banyaknya TKA yang masuk Indonesia, maka akan berdampak pada transfer remitansi dalam balance of payment. 


Sehingga, apa yang dibilang Ferdinand TKA akan menggerakkan ekonomi itu adalah logika sesat.


“Banyak orang² bodoh spt @FerdinandHaean3 mengisi wacana publik dg opini yg menyesatkan. Makin banyak TKA, akn berdampak pd transfer remitansi dlm balance of payment. Jadi logika makin banyak TKA menguntungkan ekonomi RI itu sesat dan menyesatkan,” tulis Munir Timur dikutip Rabu 11 Agustus 2021.


Munir kemudian membeberkan data kepada Ferdinand Hutahaean. 


Dari situ, Munir lalu menjelaskan bahwa transfer personal dalam NPI itu surplusnya terkoreksi, dan salah satu faktornya adalah pembayaran TKA.


“Biar jelas saya kasi data ke @FerdinandHaean3 bhw transfer personal dlm NPI itu surplusnya terkoreksi. salah 1 faktornya adlh adalah meningkatnya pembyaran transfer personal TKA sebesar US$ 0,9 miliar dr periode sebelumnya,” bebernya.


Opininya disebut sesat dan menyesatkan, Ferdinand Hutahaean kemudian nampak kesal. 


Dia meminta Munir agar jangan sok tahu. Ferdinand Hutahaean juga mengatakan bahwa TKI di China lebih banyak daripada TKA China di Indonesia.


“Daripada yang masuk cuma tukang jual dalil? Cuma bikin rusuh bangsa? Hehehe come on..!! Jgn sok tau..!! TKI di Cina, Taiwan, Hongkong lebih banyak jumlahnya dari TKA Cina di Indonesia..!” cuitnya.


Geram Dirinya Dituding Berlogika Sesat Usai Dukung TKA China, Ferdinand: Kalian Ini Jangan Sok Tau!


Ferdinand Hutahaean Sebut TKA China Gerakan Ekonomi


Sebelumnya, Ferdinand menyebut TKA China berperan dalam menggerakan perekonomian. 


Hal itu disampaikan Ferdinand dalam merespons cuitan Said Didu di Twitter.


Mulanya Said Didu mengatakan bahwa dirinya sudah mempersoalkan perihal masuknya TKA China sejak tahun 2016. 


Namun, katanya, dia seperti berteriak di padang pasir, karena banyak aturan yang diubah demi memudahkan TKA China masuk Indonesia.


“Saya persoalkan TKA Asing dari China sejak 2016 (saat masih di dalam pemerintahan) tapi seakan berteriak di padang pasir. Mereka sangat kuat. Bahkan aturan selalu diubah demi memudahkan mereka masuk ke Indonesia. Semoga tiba saatnya kita kembali berdaulat,” tulis Said Didu.


Melihat cuitan itu, Ferdinand Hutahaean pun menyinggung soal pesawat Merpati yang bangkrut. 


Dan di saat itulah Ferdinand Hutahaean mengatakan bahwa TKA China berperan menggerakkan perekonomian.


“Jadi mengapa dulu pesawat merpati dari Cina saat anda masih berkuasa hingga Merpati bangkrut? Apakah anda merasa bangkrutnya Merpati itu adalah sebuah prestasi besar saat anda menjabat? TKA Cina itu berperan dlm menaikkan pergerakan ekonomi, beda sekali dgn yg cm jualan ayat,” kata Ferdinand. [Democrazy/kmp]


Geram Dirinya Dituding Berlogika Sesat Usai Dukung TKA China, Ferdinand: Kalian Ini Jangan Sok Tau!