Rakyat Dibiarkan Kelaparan dan Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Tagar #2021GantiPresiden Trending | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 13 Juli 2021

Rakyat Dibiarkan Kelaparan dan Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Tagar #2021GantiPresiden Trending

Rakyat Dibiarkan Kelaparan dan Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Tagar #2021GantiPresiden Trending

Rakyat Dibiarkan Kelaparan dan Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Tagar #2021GantiPresiden Trending

DEMOCRAZY.ID - Tagar ‘2021 Ganti Presiden’ masih menjadi trending di Twitter pada Selasa, 31 Juli 2021.


Sesuai bunyi tagarnya, cuitan-cuitan dalam tagar ini berisi berbagai kritikan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Kritikan tersebut sangat beragam, namun berpusat pada permasalahan di tengah pandemi Covid-19.


Beberapa di antaranya, kritikan soal masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) Cina, kesulitan ekonomi, dan lain-lain.


Terkait kesulitan ekonomi, netizen mengeluh soal sulitnya mencari nafkah dan sulitnya mencari pekerjaan.


“Tahun 2009 saya melihat orang-orang di sekitar senang sekali mencari pekerjaan begitu mudah nya,” kata Kinoe09.

 

“Dan pasca 2020-2021 di tahun kelulusan, saya sendiri menjerit betapa susah nya lapangan pekerjaan sekali berkerja di PHK karena Covid19 malang sekali angkatan tahun ini,” lanjutnya.


“Gini amat deh ya sekarang, laper bukannya dapet makan, malah dapet semprot dari petugas,” kata GalangFilipus.


Soal TKA, netizen mengkritik bahwa mereka diizinkan masuk di tengah pandemi yang memburuk ini.


Sementara, rakyat di dalam negeri sendiri justru dibatasi secara ketat oleh Pemerintah.


“Ketika rakyat dijaga dengan ketat, ketika itu TKA di perbolehkan masuk dengan rasa senang,” kata 45politik


“Inkonsisten pemerintah terhadap peraturan yang di bangun membuat banyak dari kalangan masyarakat kecewa dan seperti anak tirikan di rumah sendiri,” tambahnya.


Sebagai catatan, ini bukanlah pertama kalinya trending sebuah tagar yang meminta Jokowi untuk mundur.


Beberapa hari belakangan ini juga muncul tagar-tagar seperti ‘Pak Presiden Kapan Mundur’, ‘Pak Presiden Menyerahlah,’ dan lain-lain.


Seruan yang sama juga pernah muncul beberapa tahun yang lalu, yakni ‘2019 Ganti Presiden’.


Akan tetapi, jabatan Jokowi untuk periode pertama saat itu memang akan berakhir menjelang Pemilihan Umum (Pemilu)  2019.


Sementara, untuk periode kedua ini, jabatan Presiden Jokowi baru akan berakhir di tahun 2024 nanti. [Democrazy/rsh]