Covid-19 Kian Parah, Tagar #SalahLangkahPPKM Darurat Jadi Trending Topic: Rakyat Ingin Ada Peraturan Berakal | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Sabtu, 17 Juli 2021

Covid-19 Kian Parah, Tagar #SalahLangkahPPKM Darurat Jadi Trending Topic: Rakyat Ingin Ada Peraturan Berakal

Covid-19 Kian Parah, Tagar #SalahLangkahPPKM Darurat Jadi Trending Topic: Rakyat Ingin Ada Peraturan Berakal

Covid-19 Kian Parah, Tagar #SalahLangkahPPKM Darurat Jadi Trending Topic: Rakyat Ingin Ada Peraturan Berakal

DEMOCRAZY.ID - Sudah dua pekan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diterapkan, namun lonjakan kasus Covid-19 belum juga melandai.


Hal ini juga dirasakan oleh Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra yang mengatakan bahwa secara epidemiologis, belum terlihat penurunan kasus positif wabah tersebut selama dua pecan kebijakan PPKM Darurat diterapkan.


Dia menyatakan, kasus positif Covid-19 akan terus bertambah, bahkan memecahkan rekor baru dalam beberapa hari ke depan.


“Jadi kalau ditanya apakah besok lusa dan seterusnya anak naik? Kalau dilihat secara epidemiologis kasus akan terus naik dan akan memecahkan rekor-rekor lagi,” tuturnya dalam diskusi, Sabtu, 17 Juli 2021.


Sebagaimana diketahui, per Kamis, 15 Juli 2021 tercatat ada 56.757 penambahan kasus Covid-19.


Hermawan menjelaskan, efektivitas PPKM Darurat terhadap penurunan angka kasus Covid-19 baru bisa terlihat pada pecan depan.


Pakar ini berpendapat, pihak yang mengklaim kebijakan sudah efektif hanya melihat mobilitas masyarakat yang berkurang.


Lebih lanjut, PPKM Darurat, kata dia, tidak bisa memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. PPKM hanya sebatas melandaikan kasus virus itu. Sebab, masih ada mobilitas masyarakat di luar rumah.


Menurut Hermawan, penularan akan tetap terjadi karena pembatasan tidak dilakukan secara keseluruhan. Seperti diketahui, kebijakan PPKM Darurat hanya berfokus di Pulau Jawa dan Bali.


“PPKM tidak memutus mata rantai penularan Covid-19, karena tidak mungkin dengan membatasi mobilitas. Kalau melandaikan iya,” pungkasnya.


Sehingga langkah ideal yang harus dilakukan pemerintah adalah menetapkan karantina wilayah alias lockdown, meski sektor ekonomi akan menjadi korban.


Melihat hal tersebut, warganet mulai mengomentari kebijakan PPKM Darurat hingga tagar #SalahLangkahPPKMDarurat menjadi trending topic.


“Ini yg bicara pakar. Apa lagi orang awam. Inti nya PPKM tidak akan merubah apa pun, malah rakyat akan makin benci. Cuma kesadaran msing2 bahwasan nya virus corona memang ada. Tapi jngan lantas kebijkan nya melukai rakyat. #badaipastiberlalu #SalahLangkahPPKMDarurat,” tulis @Anme***.


“Janji-janji penanganan Corona sekadar pemanis. Setahun lebih berlalu, gelombang tsunami Covid-19 justru makin menggebu. #SalahLangkahPPKMDarurat,” tulis @Gtra***.


“Dg adanya COVID-19, kita bisa melihat mana yang mengayomi masyarakat dan mana yang mendzholimi masyarakat #SalahLangkahPPKMDarurat,” tulis @Vg***.


“Kepada Bapak Presiden @jokowi & Menteri terkait. Saya mohon dng sgala kerendahan hati, sebagai seorang warga negara, kami hanya ingin adanya peraturan yang berakal sehat serta dibarengi kompensasi untuk rakyat agar tidak tambah melarat jng smp teesesat! #SalahLangkahPPKMDarurat,” tulis @Ledi***.


Serta masih banyak lagi cuitan lainnya. [Democrazy/pkr]