Begini Cara Luhut Realisasikan Permintaan Ganjar Tangani 50 Ribu Kasus Covid-19 Sehari | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Sabtu, 10 Juli 2021

Begini Cara Luhut Realisasikan Permintaan Ganjar Tangani 50 Ribu Kasus Covid-19 Sehari

Begini Cara Luhut Realisasikan Permintaan Ganjar Tangani 50 Ribu Kasus Covid-19 Sehari

Begini Cara Luhut Realisasikan Permintaan Ganjar Tangani 50 Ribu Kasus Covid-19 Sehari

DEMOCRAZY.ID - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan membuat skenario penanganan 50 ribu kasus baru Corona dalam sehari. Lalu bagaimana langkah Luhut?


Juru Bicara Luhut, Jodi Mahardi, mengungkap bahwa Luhut telah menyiapkan sejumlah langkah untuk meredam lonjakan kasus baru Corona. 


Pertama adalah ruang rawat intensif non-Covid di rumah sakit Jawa dan Bali akan dikonversi menjadi ruang rawat intensif Covid.


"Pak Menko Luhut meminta Menkes mengkoordinasikan hal ini, dan dibantu oleh TNI/Polri," kata Jodi kepada wartawan Jumat (9/7/2021).


Jodi menyebut Luhut telah memerintahkan Menkes Budi Gunadi Sadikin agar segera memobilisasi kebutuhan SDM untuk melayani penambahan ruang rawat isolasi dan intensif. 


Menurutnya, para dokter atau perawat yang baru lulus atau tingkat akhir akan di berdaya gunakan dalam penanganan Covid-19.


"Pak Menko juga minta Kemenkes melakukan refocusing anggaran supaya penambahan ruang rawat isolasi dan intensif serta ventilator, HFNC, oksigen dan obat-obatan. Sehingga bisa memberikan pelayanan yang baik untuk mencegah kenaikan angka kematian," ucapnya.


Dia mengatakan melalui Kementerian Kesehatan, rumah sakit lapangan khusus Covid-19 dengan skala besar akan segera dibangun. Meski begitu, Jodi tak menyebut dimana lokasinya.


"Pak Menko Luhut juga minta anggaran untuk rapid antigen juga ditambah, agar Pak Menkes dan Kepala BNPB, supaya bisa melakukan testing dan screening lebih banyak," ujarnya.


Menurut Jodi, Luhut meminta para gubernur membuat inisiatif-inisiatif untuk meningkatkan ruang rawat intensif dan isolasi. 


Luhut mengajak semua pihak untuk optimis dalam menangani pandemi Corona ini.


"Soal telemedicine, Pak Menko juga minta pak menkes segera membuka untuk provinsi-provinsi lain. Selain itu juga impor alat kesehatan dan oksigen yang dibutuhkan untuk antisipasi segala skenario sudah dilakukan dan sudah mulai berdatangan," katanya.


Seperti diketahui, Ganjar mengungkap rapat bersama dengan Luhut Pandjaitan terkait penanganan lonjakan kasus Corona. Ganjar menyebut harus membuat skenario penanganan 50 ribu kasus dalam sehari.


"India itu 300 ribu sehari, kemarin kita rapat sama Pak Menko Marves, kita harus membuat skenario 50 ribu sehari, 50 ribu sehari, kita membuat skenario itu," kata Ganjar dalam webinar 'Strategi Komunikasi Presiden dan Kepala Daerah dalam Penanganan Pandemi COVID-19', Jumat (9/7).


Ganjar membaca ada kekhawatiran dari masyarakat. Namun Ganjar mengatakan belajar dari pengalaman penanganan pandemi Corona di India.


"Maka sebenarnya ada kepanikan, ada ketakutan di tingkat masyarakat, dan kita sudah tahu kok sebenarnya setiap libur panjang pasti terjadi sesuatu, dan itu kenaikan. Apa yang terjadi di India saat itu? Kegiatan keagamaan, yang kedua kampanye pilkada," ujarnya. [Democrazy/dtk]