Sebut Ada Peran Jokowi Dibalik Aksi Nekat Ganjar, Rocky Gerung: Jokowi Gerah Jadi Pelayan PDIP Terus, Pengen Gantian Jadi Bos! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Rabu, 02 Juni 2021

Sebut Ada Peran Jokowi Dibalik Aksi Nekat Ganjar, Rocky Gerung: Jokowi Gerah Jadi Pelayan PDIP Terus, Pengen Gantian Jadi Bos!

Sebut Ada Peran Jokowi Dibalik Aksi Nekat Ganjar, Rocky Gerung: Jokowi Gerah Jadi Pelayan PDIP Terus, Pengen Gantian Jadi Bos!

Sebut-Ada-Peran-Jokowi-Dibalik-Aksi-Nekat-Ganjar-Rocky-Gerung-Jokowi-Gerah-Jadi-Pelayan-PDIP-Terus-Pengen-Gantian-Jadi-Bos

DEMOCRAZY.ID - Pengamat politik Rocky Gerung menilai ada peran Jokowi di balik ribut-ribut di tubuh PDIP yang melibatkan Ganjar Pranowo. 


Ganjar belakangan disudutkan lantaran gerak-geriknya tak lagi menggambarkan diri sebagai petugas partai yang duduk di kursi Gubernur Jawa Tengah.


Melainkan aktivitasnya dianggap sudah menjurus pada pencalonan diri untuk masuk dalam kontestasi pilpres 2024.


Rocky mengira, Ganjar tentu tak mungkin senekat ini kalau tak ada sinyal kekuatan dari Jokowi yang disampaikan kepadanya. Rocky menduga ada dua kekuatan di balik Ganjar yang bisa membuatnya bersikap ‘nyeleneh’.


Pertama dukungan dari Jokowi, dan kedua bisikan dari oligarki baru yang hendak menanamkan sahamnya kepada Ganjar ketika bisa berkuasa nanti menjadi RI 1.


“Benang merahnya, ada faktor Jokowi di ribut-ribut ini, enggak mungkin Ganjar senekat itu kalau enggak ada sinyal dari Istana. Kedua Ganjar enggak akan selantang itu kalau tidak ada bisikan dari oligarki baru yang berusaha menanam saham ke dia,” kata Rocky di saluran Youtube-nya, Rabu 2 Juni 2021.


Rocky menganalisa, Ganjar saat ini memang dianggap berpotensi untuk digaet oligarki. 


Di satu sisi, peran Jokowi juga cukup penting untuk makin memperkeruh suasana. 


Di mana ada faktor persaingan antara Jokowi dan Megawati Soekarnoputri di tubuh PDIP dalam hal ini.


“Soal Ganjar ini isu pinggiran, sebenarnya ini soal persaingan Mega dan Jokowi. Kalau Jokowi pro puan, sebenarnya selesai problem. Tetapi diam-diam ada pembicaraan dua kamar,” katanya.


Ganjar Dibeking Jokowi?


Lebih jauh, Rocky lantas menganalisa jika Jokowi tentu ingin meninggalkan kaki-kaki selepas purnatugas sebagai presiden. 


Salah satu caranya, yakni dengan menunjuk Ganjar sebagai petugasnya selama ke depan.


Apalagi, Ganjar dianggap mampu dan pas untuk meneruskan mimpi-mimpi Jokowi yang belum terlaksana. 


“Saya sih ingin Jokowi dukung Puan, tapi kan dia trauma, masa disuruh jadi petugas partai 3 kali. Makanya dia justru ingin menyalurkannya kepada Ganjar. Dia (Jokowi) enggak ingin petugas lagi. Dan lebih enak main sama Ganjar ketimbang sama Puan.”


Sejauh ini, Rocky membaca kalau Jokowi sebenarnya sudah cukup gerah menjadi petugas partai PDIP. 


Di satu sisi, Jokowi tentu ingin juga merasakan manisnya menjadi bos. Maka itu, cara ini pun kemudian dilancarkan.


Termasuk hingga akhirnya muncul kelompok bernama Ganjarist yang mendeklarasikan diri untuk membawanya meraih puncak RI 1. 


Termasuk kelompok Jokowi Mania yang sudah menyatakan dukungan kepada Ganjar.


“Nah, makanya pasti dipersiapkan kelompok baru itu,” kata Rocky.


PDIP Gagal Kaderisasi


Pada poin ini Rocky menangkap jika PDIP sebenarnya telah gagal melakukan kaderisasi. sebab jika dia benar melakukan kaderisasi, tidak mungkin Ganjar nekat bermain di dua kaki.


Apalagi saat ini tentu banyak pihak eksternal PDIP yang ingin melihat PDIP tak utuh. 


Makanya kemudian diperkeruh suasananya menjadi sedemikian hebat.


Dia lantas mencontohkan bagaimana Demokrat melalui SBY dan AHY begitu tangguh menyelamatkan partai dari polemik kudeta.


Di mana para kadernya terus bersuara vokal satu nada untuk bergotong royong menyelamatkan partai. Sementara PDIP, kini justru seolah dikudeta dari dalam. [Democrazy/hps]