Piala Wali Kota Solo Nekat Bergulir di Tengah Situasi Pandemi, Pengamat Politik: Merasa Anak Presiden Bisa Berbuat Semaunya Sendiri | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Minggu, 27 Juni 2021

Piala Wali Kota Solo Nekat Bergulir di Tengah Situasi Pandemi, Pengamat Politik: Merasa Anak Presiden Bisa Berbuat Semaunya Sendiri

Piala Wali Kota Solo Nekat Bergulir di Tengah Situasi Pandemi, Pengamat Politik: Merasa Anak Presiden Bisa Berbuat Semaunya Sendiri

Piala-Wali-Kota-Solo-Nekat-Bergulir-di-Tengah-Situasi-Pandemi-Pengamat-Politik-Merasa-Anak-Presiden-Bisa-Berbuat-Semaunya-Sendiri

DEMOCRAZY.ID - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memastikan turnamen pramusim Piala Wali Kota Solo tetap bergulir walau kondisi Covid-19 meningkat.


Kepada wartawan, Gibran Rakabuming Raka mengatakan bahwa semua izin untuk Piala Wali Kota Solo, sudah dikeluarkan oleh Polda Jateng.


"Piala Wali Kota sudah pasti bergulir, izinnya sudah keluar kok dari Pak Kapolda," ujarnya, dikutip, Minggu 27 Juni 2021.


Gibran Rakabuming Raka menegaskan dalam pelaksanaanya, Piala Wali Kota Solo tetap akan melakukan prokes yang sangat ketat.


Putra sulung Presiden Jokowi tersebut menyampaikan jika semua aturan Piala Wali Kota Solo sama halnya dengan gelaran Piala Menpora beberapa waktu yang lalu.


Ia mengatakan bahwa dalam turnamen Piala Wali Kota Solo ini, kondisi Stadion dipastikan wajib steril dari penonton dan suporter.


"SOP-nya sama dengan Piala Menpora, tidak ada penonton, dan tidak ada suporter, semuanya nonton dari rumah," kata Gibran.


Di sisi lain, gelaran turnamen pramusim Piala Wali Kota Solo ini, mendapat tentangan dan kritikan dari pengamat seniman politik yakni Mustari.


Mustari mengatakan bahwa gelaran Piala Wali Kota Solo, yang digagas Gibran Rakabuming Raka, dikatakannya sangat tidak tepat, mengingat kondisi Covid-19 di Jawa yang semakin meningkat termasuk di kota Solo.


Bahkan Mustari menilai, jika arogansi Gibran Rakabuming Raka diperlihatkan disini, tatkala tetap bersikukuh untuk menggelar Piala Wali Kota Solo ditengah Covid-19 yang kembali meningkat.


"Covid-19 meningkat di Jawa termasuk Solo, tetapi Gibran bersikukuh tetap menggelar Piala Wali Kota Solo, Ini arogansi yang diperlihatkan Gibran," ucap Mustari.


Tak hanya itu, Mustari mengkritik keras Gibran Rakabuming Raka yang menurutnya mengandalkan status anak Presiden dalam gelaran Piala Wali Kota Solo tersebut.


Ia menilai jika Gibran Rakabuming Raka bisa berbuat semaunya karena dirinya merupakan anak Presiden dan orang lain tidak bisa melarangnya.


"Merasa anak Presiden bisa berbuat semaunya dan orang lain tidak bisa melarang," terangnya.


Selain itu, sikap yang diperlihatkan Gibran Rakabuming Raka dengan tetap menggelar Piala Wali Kota Solo, disebut Mustari sebagai tanda seorang pemimpin yang lemah.


Menurutnya Gibran Rakabuming Raka sedang mempertontonkan sosok pemimpin yang lemah dengan arogansi sok berkuasanya.


"Pemimpin yang lemah akan memperlihatkan arogansi sok berkuasa," pungkasnya.


Seperti diketahui, turnamen Piala Wali Kota Solo resmi akan bergulir mulai Selasa 29 Juni 2021 hingga Minggu 4 Juli 2021.


Turnamen Piala Wali Kota Solo ini diikuti oleh delapan klub yang masing-masing terdiri dari empat tim dari Liga 1 dan 2.


Kedelapan klub tersebut adalah, Persib Bandung, Arema FC, Bhayangkara FC, Bali United, Persis Solo, Sriwijaya FC, PSG Pati, dan RANS Cilegon. [Democrazy/gmd]