Dulu Sebut Jokowi Pasti Masuk Surga, Eh Sekarang Malah Ngaku Kecewa, Sikap Gubernur Kaltim Jadi Sorotan | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Senin, 21 Juni 2021

Dulu Sebut Jokowi Pasti Masuk Surga, Eh Sekarang Malah Ngaku Kecewa, Sikap Gubernur Kaltim Jadi Sorotan

Dulu Sebut Jokowi Pasti Masuk Surga, Eh Sekarang Malah Ngaku Kecewa, Sikap Gubernur Kaltim Jadi Sorotan

Dulu-Sebut-Jokowi-Pasti-Masuk-Surga-Eh-Sekarang-Malah-Ngaku-Kecewa-Sikap-Gubernur-Kaltim-Jadi-Sorotan

DEMOCRAZY.ID - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor sempat menjadi sorotan lantaran pernyataannya yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal masuk surga.


Pernyataan itu merupakan pujian terhadap Jokowi yang dalam kepemimpinannya berencana memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kaltim.


Beberapa waktu yang lalu sempat beredar pernyataan Isran Noor yang mengisahkan pernah menyampaikan ke Presiden Jokowi, bahwa Jokowi bakal masuk surga karena telah memindahkan ibu kota negara.


Alasannya, karena di era kepemimpinan Jokowi, rencana ibu kota negara yang telah diwacanakan tiga mantan presiden sebelumnya, terealisasi di Kaltim.


"Makanya saya sampaikan kepada Bapak Jokowi (presiden). Mas Jokowi, Bapak Presiden, Bapak itu pasti masuk surga. Tidak usah lagi Bapak itu beramal ibadah," ungkap Isran pada Rabu, 7 April 2021 yang lalu.


Namun sikap sebaliknya kini justru ditunjukkan Isran kepada pemerintah pusat terkait kebijakan pengelolaan pertambangan, minyak dan gas.


Pasalanya, pertambangan yang terdiri dari minyak dan gas dikelola oleh pemerintah pusat.


"Itulah jadinya. Bahkan, Gubernur lewat saja tidak diperhatikannya. Padahal, lewat di hadapan kendaraan gubernur, truk pengangkut batu bara, kada begaduh inya (tidak tahu-menahu) dengan Gubernur," kata Isran Jumat, 18 Juni 2021 kemarin.


Isran juga mengeluhkan ihwal ketidakberdayaan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan pertambangan karena aturan yang tidak memungkinkan.


"Makanya, saya meminta pusat, agar berikan kewenangan itu. Setidaknya, pengawasan pertambangan dilakukan daerah. Karena, aturan yang sekarang tidak ada pengawasan oleh daerah," tegasnya.


Perbedaan sikap Isran lantas mendapat tanggapan dari politikus Partai Demokrat, Surya Makmur Nasution.


Surya mempertanyakan sikap Isran yang justru berbeda dalam rentang waktu yang tidak begitu lama.


"Kemarin bilang masuk surga, sekarang bilang kecewa kepada pemerintah pusat. Tanya, kenapa?," kata Surya dalam cuitan Twitter-nya Senin, 21 Juni 2021. [Democrazy/gmd]