Rocky Gerung: Konflik Ini Bukan Masalah Agama, Pemerintah Jangan Dungu Soal Palestina-Israel! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Rabu, 19 Mei 2021

Rocky Gerung: Konflik Ini Bukan Masalah Agama, Pemerintah Jangan Dungu Soal Palestina-Israel!

Rocky Gerung: Konflik Ini Bukan Masalah Agama, Pemerintah Jangan Dungu Soal Palestina-Israel!

Rocky-Gerung-Konflik-Ini-Bukan-Soal-Agama-Pemerintah-Jangan-Dungu-Soal-Palestina-Israel

DEMOCRAZY.ID - Agresi militer Israel di Palestina menyebabkan 52 ribu warga mengungsi dan ratusan nyawa termasuk anak-anak hilang. 

Kejadian itu memicu simpati dari berbagai belahan dunia atas nasib masyarakat Palestina di bawah tekanan Israel. 


Pengamat politik Rocky Gerung mengatakan, agresi militer yang dilakukan Israel atas Palestina bukanlah perang agama.


Faktanya, tidak semua Yahudi di dunia yang mendukung tindakan keji itu. 


"Mereka menentang, bahkan pemuka agama Yahudi mengecam Netanyahu, artinya mereka mendukung Palestina," ujar Rocky Gerung di YouTube Forum News Network (FNN), Rabu (19/5). 


Bahkan, lanjutnya, terkait status Masjidilaksa yang menjadi situs suci tiga agama, mereka menyatakan itu berada di bawah hak Palestina.


Artinya, tambah Rocky, apa yang dilakukan Netanyahu tidak mendapat dukungan sepenuhnya dari orang Yahudi sendiri. 


"Namun, saya mengerti ada emosi dari kelompok agama yang merasa itu tempat suci, memang betul," kata Rocky.


Pendapat masyarakat itu, menurut Rocky, harus dihargai tetapi penyelesaian masalah Palestina tidak bisa dilakukan seperti di dalam hubungan internasional.


Pemerintah dan masyarakat Indonesia, lanjutnya, harus melihat ini sebagai problem kemanusiaan. 


Kalau tidak, maka negeri ini akan terjebak dari apa yang dahulu diteorikan filsuf Thomas Hobbes yakni 'bellum omnium contra omnes' yang berarti perang semua melawan semua. 


"Jadi, kalau kita menganggap itu perang agama maka seluruh dunia akan  menganggap sebagai perang agama, padahal tidak," ucapnya. 


Sangat dipahami bahwa masyarakat Indonesia sangat berpihak pada Palestina. 


Hal ini sesuai dengan amanat konstitusi bahwa kita harus membela mereka yang terjajah. 


"Karena penjajahan itu melanggar hak asasi, dan Israel itu telah menjajah Palestina bertahun-tahun," tegasnya.  


Ditambahkan Rocky, dalam posisi ini pemerintah harusnya tegas mengambil sikap soal Palestina. 


Jangan sampai publik terlebih dahulu bereaksi hingga masuk ke dalam masalah SARA dan menjadi pro dan kontra di dalam negeri. Sebab, masyarakat Islam pasti sangat marah dengan tindakan Israel. 


"Jadi, pemerintah jangan sampai dungu soal Palestina ini," pungkas Rocky. [Democrazy/jpnn]