Ribuan Kader PKS Bakal Gelar Aksi Besar-besaran Bela Palestina Jumat Besok Ini | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Kamis, 20 Mei 2021

Ribuan Kader PKS Bakal Gelar Aksi Besar-besaran Bela Palestina Jumat Besok Ini

Ribuan Kader PKS Bakal Gelar Aksi Besar-besaran Bela Palestina Jumat Besok Ini

Ribuan-Kader-PKS-Bakal-Gelar-Aksi-Besar-besaran-Bela-Palestina-di-Jakarta-Jumat-Besok-Ini



DEMOCRAZY.ID - Ribuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dipastikan akan turun ke jalan menggelar aksi besar-besaran bela Palestina.

Aksi solidaritas tersebut rencananya akan dilakukan besok, Jumat (21/5).


“Total tidak sampai 2.000-an orang (di Jakarta),” ungkap Ketua DPD PKS Kota Bogor, Atang Trisnanto di sela-sela kunjungan ke Graha Pena Bogor, Rabu (19/5).


Atang memastikan, aksi tersebut akan dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.


“Kami pastikan harus menjaga jarak, mencegah kerumunan, memakai masker dan membatasi mobilitas. Jadi, prokes benar-benar dijaga,” tuturnya.


Ketua DPRD Kota Bogor ini juga menjamin, aksi tersebut tidak akan diikuti oleh selain kader PKS.


Sebab, mereka yang akan mengikuti aksi sudah lebih dulu didaftar dan melalui proses verifikasi.


“Sehingga memenuhi unsur ketaatan dan kepatuhan tanpa melanggar prokes di masa pandemi,” terangnya.


Pihaknya menilai, aksi bela Palestina ini cukup penting dan diperlukan.


“Untuk memberikan pesan ke bangsa dan dunia internasional bahwa Indonesia juga melakukan solidaritas yang sama dengan bangsa lain,” tegasnya.


Aksi tersebut juga mengusung lima sikap yang telah dikeluarkan partai berlambang padi dan kapas itu.


Di antaranya mengutuk keras Israel dan mendukung upaya pemerintah dalam diplomasi dan ketegasan terhadap Israel.


Juga, memgecam kebijakan Presiden Amerika Serikat yang terkesan mendukung upaya kekerasan terhadap bangsa Palestina.


“Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat dan komponen bangsa Indonesia untuk bersama-sama menunjukkan simpati dan mendoakan saudara-saudara kita di Palestina untuk mendapatkan kemerdekaannya,” serunya.


Menurutnya, selain sebagai bentuk simpati, aksi ini juga wujud rasa kemanusiaan dan kedaulatan suatu negara.


Putus Hubungan Diplomatik dengan Israel


Ketua Badan Kerja Sama Antarparlemen (BKSAP) Fadli Zon menuturkan, BKSAP akan berupaya melakukan diplomasi parlemen di forum-forum internasional.


“Kami bakal terus berupaya menggalang solidaritas,” katanya.


Politikus Partai Gerindra tersebut mendesak Dewan Keamanan PBB mengambil langkah konkret untuk menghentikan aksi brutal Israel.


Salah satunya, mengirim pasukan penjaga perdamaian internasional ke zona konflik.


“Pengiriman pasukan perdamaian dilakukan di bawah bendera PBB,” ujarnya.


BKSAP juga mengimbau dunia internasional untuk meninjau ulang hubungan dengan Israel.

 

Juga mendesak negara-negara muslim memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel.


Dia mengusulkan agar Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dibawa ke Pengadilan Pidana Internasional.


“Karena sudah menjadi penjahat perang,” tegas Fadli.


Sementara, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengusulkan agar Presiden Joko Widodo mengundang Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan PM Israel Benjamin Netanyahu untuk duduk bersama menyelesaikan konflik antar dua negara.


Dia yakin Jokowi dapat melakukan tindakan tersebut. Jika pertemuan terlaksana, hal itu akan menjadi legacy kepemimpinan Jokowi dan Indonesia secara umum di mata dunia.


Itu sebagaimana yang pernah dilakukan Presiden Soekarno.


”Pak Jokowi mohon ambil peran ini untuk perdamaian di tanah Palestina,” tutur Jazilul.


Waketum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyatakan, rakyat Indonesia pasti mendukung jika Jokowi bisa mendamaikan konflik di Palestina.


”Saya yakin Pak Jokowi mampu melakukan itu untuk mengajak para petinggi kedua negara menyelesaikan konflik yang sudah berlangsung cukup lama ini,” tandasnya. [Democrazy/pjs]