Pihak ACT Akhirnya Buka Suara soal Siswa PAUD Kibarkan Bendera Palestina | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Senin, 31 Mei 2021

Pihak ACT Akhirnya Buka Suara soal Siswa PAUD Kibarkan Bendera Palestina

Pihak ACT Akhirnya Buka Suara soal Siswa PAUD Kibarkan Bendera Palestina

Pihak-ACT-Akhirnya-Buka-Suara-soal-Siswa-PAUD-Kibarkan-Bendera-Palestina

DEMOCRAZY.ID - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan puluhan anak-anak yang diduga berstatus sebagai murid-murid PAUD berkumpul di sebuah ruangan mirip ruang kelas sekolah tampak mengibarkan bendera Palestina.

Video itu viral usai diunggah di akun media sosial Twitter @My_LoveNebe seperti dilihat pada Senin 31 Mei 2021.


Tampak sejumlah orang dewasa berbusana muslim dan mengenakan serban berbendera Palestina dan Indonesia berdiri di depan dan belakang anak-anak tersebut.


Mereka terlihat mengawasi aksi puluhan anak-anak tersebut. 


Tampak beberapa di antara orang dewasa itu juga ikut mengibarkan bendera Palestina dan bendera organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT).


Video tersebut juga menyetel suara musik yang memiliki lirik bernuansa perjuangan ke Palestina.


"Yaa Rabbi izinkanlah kami berjihad di Palestinamu. Ya Allah masukkanlah kami ke syuhadamu," demikian penggalan lirik lagu dalam musik di video itu.


Terpisah, Direktur Komunikasi Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ade M Yusup mengatakan kegiatan dalam video tersebut digelar di salah satu sekolah di Bogor, Jawa Barat. 


Kegiatan itu sebagai bentuk ekspresi personal sekaligus apresiasi bagi ACT untuk menceritakan tentang kondisi di Palestina.


"Video tersebut merupakan bentuk ekspresi personal sekaligus apresiasi bagi kami yang hadir untuk menceritakan tentang kondisi Palestina saat ini," kata Ade dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (31/5).


Selain itu, Ade menjelaskan bahwa bendera ACT yang ada dalam video tersebut dianggap sebagai bentuk kepercayaan publik terhadap ACT sebagai elemen masyarakat sipil yang berikhtiar membantu saudara di Palestina.


Ia menjelaskan salah satu program yang dijalankan oleh ACT saat ini adalah membangun kembali kehidupan di Palestina.


"Kami sadar, program ini membutuhkan kepedulian civil society seluas-luasnya," kata Ade.


Di sisi lain, Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek, Jumeri mengaku belum mendapatkan informasi mengenai kegiatan sekolah yang siswanya mengibarkan bendera Palestina tersebut. 


Ia menegaskan bahwa tak semua hal harus menjadi perhatian Kemendikbudristek.


"Sekolah itu kewenangan daerah," kata Jumeri. [Democrazy/cn]