Jenderal Gatot: Mafia Alutsista Itu Nyata, Operasi Ada Tapi Nggak Diapa-apain | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Senin, 10 Mei 2021

Jenderal Gatot: Mafia Alutsista Itu Nyata, Operasi Ada Tapi Nggak Diapa-apain

Jenderal Gatot: Mafia Alutsista Itu Nyata, Operasi Ada Tapi Nggak Diapa-apain

Jenderal-Gatot-Mafia-Alutsista-Itu-Nyata-Operasi-Ada-Tapi-Nggak-Diapa-apain

DEMOCRAZY.ID - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengonfirmasi benar ada mafia alutsista. 

Awal isu mafia alutsista ini disampaikan pakar pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie. 


Dia menyatakan sosok Mr. M merupakan aktor mafia alutsista. Nah apa kata Jenderal Gatot?


Dalam sebuah perbincangan di kanal Youtube Bang Arief, Jenderal Gatot membenarkan apa yang disampaikan Connie lho. 


Tapi pensiunan jenderal bintang 4 ini nggak ungkapin siapa sosok Mr. M itu? Wah gimana tuh mafia alutsista beroperasi?


Benar Mafia Alutsista Itu Ada Kok


Mantan Panglima TNI Gatot Subroto mengiyakan soal adanya operasi mafia alutsista. 


Makanya Gatot mengataka yes dengan pernyataan yang disampaikan pemerhati pertahanan tersebut.


“Bu Connie bener. Itu tak bisa dipungkiri, itu ada tapi masalahnya penanganannya. Ada semacam mafia tapi ada contoh, orang ngapain diperiksa toh nggak diapain, contoh helikopter AW 101.” jawab Jenderal Gatot kepada Bang Arief dikutip Senin 10 Mei 2021.


Gatot menceritakan operasi mafia alutsista itu jelas sekali kok dalam kasus pembelian helikopter untuk TNI AU beberapa tahun lalu.


Saat itu Gatot masih menjabat sebagai Panglima TNI, dalam sebuah sidang kabinet dibahas TNI AU mengaukan pergantian helikoper.


Dalam sidang, Presiden Jokowi akhirnya memutuskan untuk tunda beli helikopter untuk TNI AU dengan berbagai pertimbangan, salah satunya harga helikopter yang mahal.


Keputusan Presiden Jokowi begitu, tapi kok belakangan hari malah tiba-tiba helikopter yang dibicarakan itu malah mendarat di Indonesia. Jenderal Gatot sampai Presiden Jokowi pun heran.


“Karena Presiden putuskan tak jadi beli, saya buat surat tidak usah dilanjutkan. Tiba-tiba ribut ada heli, barangnya datang. Saya dipanggil Presiden dan ditanyakan soal heli itu kok datang,” jelas Gatot.


Gatot merasa janggal, sebab sebagai Panglima TNI dia taat dengan keputusan panglima tertinggi. 


Dalam pengajuan alutsista tersebut pun, harusnya Panglima yang mengajukan. 


Ini Panglima TNI tak mengajukan sesuai arahan Presiden, kok helinya malah datang.


“Saya dipanggil dan ditanya, bagaimana itu masalah heli? saya jawab keputusan bapak tak dilanjutkan, tapi datang seperti ini. Ada potensi korupsi minimal Rp150 miliar, presiden malah jawab dengan dugaan, yakin di atas 200 miliar (korupsinya),” kata Gatot mengisahkan.


Instruksi Presiden Jokowi ke Panglima Gatot kala itu, minta agar kasus ini dikejar terus dan pastikan beres siapa yang tanggung jawab.


Maka Panglima Gatot membuat surat pembentukan tim investigasi TNI AU. Gatot menunggu 2 bulan, tim investigasi bekerja dan hasilnya tim menemukan tak ada pelanggaran apapun.


Tapi kemudian perkembangan investigasi selanjutnya mulai terungkap kasus dugaan korupsi pembelian helikopter AW 101 tersebut. 


Dan akhirnya ada 5 tersangka, salah satunya dari unsur sipil yang terlibat dari helikopter tersebut.


Mau nggak mau, akhirnya KPK turun tangan adap kasus dugaan korupsi pembelian helikopter ini.


“Dan sampai sekarang nggak berlanjut, yang KPK belum jalan. Kalau TNI tinggal pemberkasan. Inilah yang saya heran, ini perintah Presiden, bukan saya mencari-cari saya merasa ditantang kan saya bilang 150 miliar, Presiden bilang lebih 200 miliar. Sebagai Panglima TNI kan saya malu, jangan-jangan saya dituduh dapat lagi ya,” ujarnya.


Atas kejanggalan kasus ini, Gatot menduga memang ada mafia kasus alutsista ini.


“Dugaannya pasti ada kekuatan besar yang misalnya proses di KPK tak berjalan berapa tahun, itu 2017. Kita positif pikirannya, di KPK banyak proses tunggu giliran lah,” kata dia.


Siapa Mr.M


Pemerhati Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie beberapa waktu lalu sempat melempar kabar bahwa ada mafia di Tanah Air yang acap mencari keuntungan dari transaksi alutsista Indonesia. 


Dia lantas menyebut sosoknya, yakni mister M.


Terbaru, Connie akhirnya coba mengungkap siapa mister M yang dimaksud, usai didesak Peter Gontha akhir pekan lalu. 


Menurut dia, pihak-pihak yang mencari keuntungan di dalam negeri sangatlah banyak, termasuk yang utama adalah mister M.


“Karena menurut saya terlalu jelimet, terlalu banyak yang bermain,” kata Connie, dikutip saluran Youtube CNBC, Senin 3 Mei 2021.


Menurut Connie, sosok mister M ini sebenarnya mudah untuk dicari. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah Indonesia serius ingin memberantas mafia alutsista tersebut.


“Kalau nama enggak akan saya sebut. Tinggal cari saja, gampang kok asal mau saja. Dan itu pun asal yang ini semua enggak terlibat,” kata dia.


Ditegaskan, munculnya sosok mister M memang jadi fenomena tersendiri. Sebab dia hadir usai adanya kebutuhan dari user. 


Dia lantas memberi klu kalau sosoknya tak jauh dari lingkaran di Kementerian Pertahanan.


Maka itu, dia kemudian menantang apakah KPK mau bergerak dan serius ingin mengebiri mister M tersebut. 


Sebab, kata dia, pemain senjata di Tanah Air tak banyak, sehingga mudah diketahui siapa dia sebenarnya.


“Kalau KPK benar-benar serius, tinggal di trace saja uangnya ke mana (transaksi). Rekanan dan pemain senjata di Indonesia kan tidak banyak. Dan kemudian mau enggak dibuka hal ini,” kata dia. [Democrazy/hps]