Dianggap Sudutkan Palestina, Haikal Hassan Sindir Para Pemfitnah: Cuma Modal Pasang Bendera di Sosmed Gak Usah Sok Jadi Pahlawan! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Selasa, 18 Mei 2021

Dianggap Sudutkan Palestina, Haikal Hassan Sindir Para Pemfitnah: Cuma Modal Pasang Bendera di Sosmed Gak Usah Sok Jadi Pahlawan!

Dianggap Sudutkan Palestina, Haikal Hassan Sindir Para Pemfitnah: Cuma Modal Pasang Bendera di Sosmed Gak Usah Sok Jadi Pahlawan!

Dianggap-Sudutkan-Palestina-Haikal-Hassan-Sindir-Para-Pemfitnah-Cuma-Modal-Pasang-Bendera-Gak-Usah-Sok-Jadi-Pahlawan

DEMOCRAZY.ID - Pakar Sejarah Islam dan pendakwah, Haikal Hassan membantah tudingan bahwa ia menyalahkan enam pemuda Palestina sebagai pemicu memanasnya konflik dengan Israel.

Pernyataannya itu dapat dilihat dalam sebuah video berjudul 'Ini Dia Klarifikasi Babe Haikal Soap Tudingan Tidak Dukung Palestina' yang diunggah di kanal YouTube Satu Indonesia News Network pada Senin, 17 Mei 2021.


Haikal Hassan mengatakan bahwa komitmennya untuk membela Palestina tidak perlu dipertanyakan lagi sebab ia telah bergabung dengan Pembebasan Paestina sejak 2005.


Ia pun menyayangkan bahwa video wawancaranya di TV One dipotong dan diebarkan oleh beberapa pihak.


Haikal Hassan pun menyebutkan beberapa hal yang telah ia lakukan kepada Palestina selama ini, seperti menyelundupkan emas, menyumbangkan kaki palsu untuk para pejuang, dan lain-lain.


"Yang sok-sok tahu itu, yang sok potong sana potong sini dan disebarkan dengan membabi buta tanpa tabbayun, saya tanya, 'Udah berapa kaki yang dia sumbang untuk para veteran perang? Udah berapa ratus gram emas diselundupin ke sana?'," kata Haikal Hassan.


Haikal Hassan lantas menyinggung bahwa seharusnya orang-orang menonton video wawancaranya di  TV One secara menyeluruh agar tak terjadi kesalahpahaman.


Haikal mengaku bahwa dalam wawancara itu, sejak awal ia mengatakan bahwa yang menjadi pemicu perang adalah perampasan rumah warga Palestina oleh otoritas Israel.


Ia juga menyinggung bahwa bentrokan antara warga Palestina dan pihak Israel menimbulkan banyak korban luka-luka.


"Baru dunia melek. Kemana aje? Masa terluka dulu baru melek? Ini loh. Dan kemudian sok jadi pahlawan di sosial media, cuma pasang gambar bendera Palestina," katanya.


Haikal Hassan mengaku tidak habis pikir dengan orang-orang yang merasa diri sendiri hebat dan berjasa, lantas mengecilkan orang lain.


"Dia gak tahu perjuangan kita berdarah-darah, dia gak tahu perjuangan kita berisiko. Berisiko terhadap ditangkapnya tentara. Dan saya pernah ditangkep," ungkap Haikal Hassan.


Sebelumnya, Haikal Hassan ramai diserang di sosial media karena dianggap menyalahkan enam pemuda Palestina yang melempari polisi Israel sebagai pemicu perang.


Pernyataannya itu dapat dilihat dalam video berjudul 'Babe Haikal Ceritakan Pemicu Serangan Brutal Zionis Israel ke Masjid Al-Aqsa' yang ditayangkan kanal YouTube tvOneNews pada 10 Mei 2021. [Democrazy/trk]