Sebut Firman Tuhan Kristen Semuanya Palsu, Ustadz Yahya Waloni: Mau Laporkan Saya? Silakan! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Jumat, 02 April 2021

Sebut Firman Tuhan Kristen Semuanya Palsu, Ustadz Yahya Waloni: Mau Laporkan Saya? Silakan!

Sebut Firman Tuhan Kristen Semuanya Palsu, Ustadz Yahya Waloni: Mau Laporkan Saya? Silakan!

Sebut-Firman-Tuhan-Kristen-Semuanya-Palsu-Yahya-Waloni-Mau-Laporkan-Saya-Silakan

DEMOCRAZY.ID - Pendakwah, Ustaz Yahya Waloni dalam isi ceramahnya menyebut Firman Tuhan umat Kristen semua palsu. 

Bahkan, ia menantang orang Kristen untuk melaporkan dirinya terkait ucapannya tersebut.


Hal itu diungkapkan Yahya Waloni lewat video ceramahnya yang tayang di kanal Youtube Termometer Islam, seperti dilihat pada Jumat 2 April 2021.


Dalam tayangan video berjudul 'Mengupas Tentang Kekristenan', Yahya Waloni menantang umat Kristen untuk melaporkan ke pengadilan terkait isi ceramahnya itu.


"Saya begini keras, ceramah ke sana kemari orang Kristen gak lapor saya ke pengadilan. Coba lapor, coba laporkan saya, baru doktor saya akan muncul," ujar Yahya.


Ia pun lantas menyebut ibadah umat Kristen yang dilakukan tiap hari Minggu adalah omong kosong.


Selain itu, Yahya juga menyebut Firman Tuhan yang kerap dibacakan pendeta saat ibadah Minggu semuanya palsu.


Ia pun bahkan mengklaim, Firman Tuhan umat Kristen itu merupakan bikinan dirinya.


"Di Kristen omong kosong hari Minggu pagi firman Tuhan. Firman Tuhan apa, saya yang bikin kok. Palsu semua. Omong kosong, gak ada yang betul. Palsu semua," ungkap Ustaz Yahya.


Selanjutnya, Yahya kembali menantang umat Kristen agar melaporkan dirinya ke pihak berwajib.


"Lapor saja, coba orang Kristen lapor. Gak berani lapor," tuturnya.


Yahya Waloni dalam video itu juga menyebut nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dilaporkan lantaran menyinggung ayat Al-Maidah.


"Ahok cuma satu ayat Al-Maidah, dikurung. Nih ribuan ayat, bagaimana saya tidak tahu saya sering ke gereja. Firman (Kristen) Yahya dan kawan-kawannya yang buat," ujarnya. [Democrazy/trk]