Disentil Politisi PDIP Soal BBM Premium, Ahok: Tanya Menterinya Saja! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Kamis, 08 April 2021

Disentil Politisi PDIP Soal BBM Premium, Ahok: Tanya Menterinya Saja!

Disentil Politisi PDIP Soal BBM Premium, Ahok: Tanya Menterinya Saja!

Disentil-Politisi-PDIP-Soal-BBM-Premium-Ahok-Tanya-Menterinya-Saja

DEMOCRAZY.ID - Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama aatau Ahok buka suara soal wacana dan desakan penghapusan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium.

Ahok menegaskan bahwa kebijakan itu adalah urusan Pemerintah, dalam hal ini Kementerian. Adapun Pertamina hanya menjalankan keputusan tersebut.


"Saya tidak tahu (dihapuskan), mesti tanya ke menteri, kita cuma jalankan saja," tutur Ahok pada Rabu malam, 7 April 2021.


Kendati demikian, Ahok mengungkapkan bahwa Pertamina sebenarnya juga melakukan upaya-upaya untuk mengajak masyarakat meninggalkan Premium.


Ia mengatakan bahwa Pertalite dan Pertamax memang pilihan yang lebih baik, sebab lebih hemat dan sesuai untuk kendaraan saat ini.


"Itu kita baru bikin Program Langit Biru, untuk mengajak masyarakat mendidik supaya meninggalkan premium," kata Ahok.


"Secara kualitas kan kurang baik, sementara kalau orang memakai Pertalite atau Pertamax itu akan lebih hemat sebetulnya. Sekarang kendaraan dirancang bukan untuk premium," sambungnya.


Selain itu, Ahok juga mengatakan bahwa Pertamina secara perlahan akan mengurangi pasokan Premium di perkotaan.


"Nah ini kita bertahap (dikurangi), tapi di Jateng ini sedikit sekali yang pakai Premium. Ini dari lingkungan dan dari sisi ekonomi mungkin juga lebih baik pertamax lebih hemat," katanya.


Sebelumnya, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dari Fraksi PDIP, Said Abdullah menyentil Ahok soal Pertamina yang masih menjual bensin premium.


Awalnya, Said mempertanyakan mengapa Indonesia masih pakai Premium sementara negara-negara lain sudah tidak.


"Bensin kenapa kita masih premium, di seluruh dunia sudah enggak ada premium," kata Said dalam rapat dengar pendapat Badan Anggaran DPR RI, Rabu, 7 April 2021.


Said lalu menyinggung pemerintah yang seperti kalah pada importir serta Ahok yang tidak mengurus persoalan tersebut.


“Apa karena pemerintah kalah sama importir (makanya masih jual premium)? Kenapa Ahok tidak ngubek-ngubek importir itu, ya?" cetus Said. [Democrazy/trk]